Jakarta - Peterung Miz Martial Arts (MMA) ONE Championship asal Indonesia, Stefer Rahardian, memilih Bali sebagai pusat konsentrasi latihan jelang laga kontra petarung MMA ONE Championship asal Pakista, Muhammad Imran. Stefer Rahardian mengungkapkan beberapa alasan terkait langkah strategis tersebut.
Saat ini Stefer Rahardian menempa mental dan teknik pertarungan di Bali MMA Club, sebuah 'sasana' seni bela diri campuran yang terletak di Kuta Utara, Kabupaten Badung, Bali. Di lokasi tersebut, Stefer Rahardian melewati hari-harinya dengan latihan keras dan disiplin tinggi.
Advertisement
Stefer Rahardian bakal terbang ke Jakarta pada Selasa (16/1/2018) guna melanjutkan masa persiapannya sebelum bersua Muhammad Imran. Stefer Rahardian bertemu petarung asal Pakistan tersebut di Jakarta Convention Centre (JCC), Senayan, Jakarta, Sabtu (20/1/2018) dalam rangkaian event bertajuk 'ONE: Kings Of Courage.
Keputusan Stefer Rahardian memilih Bali sebagai pemusatan latihan jelang bertemu Imran sempat menimbulkan pertanyaan banyak pihak. Maklum, petarung yang berasal dari Jakarta tersebut dinilai bisa memilih ibu kota sebagai area fokus berlatih.
Namun, Stefer Rahardian memiliki alasan khusus ketika memilih berlatih dari lokasi yang jauh dari rumah. Menurut petarung berusia 31 tahun tersebut, Bali memberikan banyak benefit yang membuatnya bakal siap bertarung guna memertahankan status tak terkalahkan dalam enam laga sebelumnya.
"Di sini saya bisa berkonsentrasi penuh, dan itu memberikan efek mental dan kepercayaan diri yang luar biasa. Selain itu, satu yang utama adalah saya memiliki partner berlatih yang berkualitas tinggi, karena di Bali MMA ini banyak petarung yang profesional dengan segudang pengalaman," kata Stefer Rahardian, saat berbincang dengan Bola.com, Kamis (11/1/2018).
Ucapan Stefer Rahardian terlihat pada sesi latihan sepanjang Kamis (11/1/2018). Bola.com melihat, Stefer Rahardian tak hanya berlatih sendiri, melainkan secara kelompok. Keuntungan dari sistem latihan ini adalah kesempatan Stefer Rahardian berlatih tanding dengan para petarung dari berbagai gaya bela diri.