Jakarta - Pep Guardiola menjadi satu di antara perbincangan hangat sepanjang transfer window II musim ini. Latarnya tak lain kemungkinan Pep Guardiola tak bersedia memerpanjang kontrak kerja bersama Manchester City.
Manchester Evening News (MEN), Sabtu (6/1/2018) merilis komentar Pep Guardiola yang punya kans tak bersedia menambah masa edar di Etihad Stadium. Hal itu selaras dengan klausul kontrak Pep Guardiola kala kali pertama datang ke Manchester City.
Advertisement
Menurut Pep Guardiola, ia bisa menanggalkan jabatan sebagai manajer jika mampu mengemas gelar juara pada tahun kedua, plus bisa menyiapkan struktur tim muda yang andal. Komposisi tersebut mengacu pada kondisi Barcelona, yang berhasil dibangun Pep Guardiola sebagai tim dengan pondasi yang kuat.
"Saya hanya ingin memerpanjang kontrak jika memang butuh dan layak mendapatkan kesempatan tersebut. Sekarang, saya belum menjawab tawaran mereka, dan apapun bisa terjadi," ujar Pep Guardiola, di MEN.
Pada awal masa kerja di Manchester City, Pep Guardiola memiliki ambisi menjadikan The Citizens sebagai Barcelona 'baru'. Ada dua dimensi yang bakal dibangun Pep Guardiola, yakni tim utama dan akademi sepak bola.
Kini, satu langkah sudah bakal tercapai, yakni kekuatan Manchester City yang seolah tak tertandingi tim lain di pentas Premier League. Saat ini Manchester City berada di puncak klasemen sementara Premiership 2017-2018 dengan selisih 15 angka lebih banyak dibanding tim peringkat dua, Manchester United.
Andai melihat performa dan kekuatan tim, dominasi Manchester City sepertinya tak akan bisa ditahan siapapun. Komposisi pemain yang seimbang, plus dominasi pemain muda di dalam tim utama, membuat kinerja Pep Guardiola sudah moncer pada tahun kedua.
Alhasil, Pep Guardiola berpeluang besar menggenggam trofi juara Premier League. Pada sisi lain, MEN yakin Pep Guardiola bakal meraih quadruple, yakni trofi Premier League, Piala FA, Liga Champions dan Piala Liga Inggris.