Kaleidoskop Agustus 2017: Saga Timnas U-22 dan Neymar

Berikut ini momen-momen menarik yang tersaji pada Agustus 2017.

oleh Rizki HidayatDiterbitkan 27 Desember 2017, 17:55 WIB
Penyerang Brasil, Neymar mengontrol bola dalam konferensi pers bersama PSG di Paris, (4/8). Neymar pindah dari Barcelona dengan nilai transfer 222 juta euro (Rp 3,5 triliun). (AP Photo/Michel Euler)

Jakarta - Sebelum memasuki 2018, Bola.com coba merangkum beberapa hal menarik di kancah olahraga nasional maupun internasional, terutama pada Agustus 2017.

Salah satu momen paling berkesan adalah perhelatan SEA Games 2017 di Malaysia. Pesta olahraga antar negara di Asia Tenggara itu dibuka pada 19 Agustus dan berakhir pada 30 Agustus 2017.

Tercatat, 4646 atlet dari 11 negara turut serta dalam ajang tersebut. Enam kota di Malaysia menjadi tempat dihelatnya sejumlah pertandingan olahraga, yakni Kuala Lumpur, Selangor, Putrajaya, Negeri Sembilan, Terengganu, dan Kedah.

Malaysia yang berstatus tuan rumah keluar sebagai juara umum dengan memperoleh 322 medali, dengan rincian 144 medali emas, 91 medali perak, dan 86 medali perunggu. Sementara itu, Indonesia menghuni posisi lima dengan perolehan 191 medali.

Selain perhelatan SEA Games 2017, beberapa kejadian penting juga terjadi di dunia olahraga pada Agustus 2017, baik dalam maupun luar negeri. Bola.com coba merangkum beberapa di antaranya.

 


Resmi, Neymar Pindah dari Barcelona ke PSG (4 Agustus 2017)

Neymar merupakan salah satu pemain yang banyak diburu klub-klub besar Eropa pada musim panas 2017. Paris Saint-Germain merupakan klub yang paling serius menginginkan servis pemain asal Brasil itu.

Setelah mengeluarkan dana 222 juta euro atau setara Rp 3,5 triliun, PSG sukses menebus Neymar dari Barcelona. Si pemain secara resmi menjadi pesepak bola termahal dunia, mengalahkan rekor Paul Pogba saat direkrut Manchester United dari Juventus pada 2016.

Les Parisiens menjadi klub ketiga Neymar selama berkarier sebagai pemain profesional. Sebelumnya, Neymar bermain untuk Santos pada 2009-2013 dan Barcelona pada 2013-2017.


Bendera Indonesia Terbalik di SEA Games, Menpora Protes (19 Agustus 2017)

Sejumlah kontroversi terjadi pada perhelatan SEA Games 2017 di Malaysia, mulai dari keputusan wasit yang lebih menguntungkan atlet tuan rumah, peristiwa tak mengenakkan yang dialami atlet dari beberapa negara, hingga pengaturan skor pada cabang olahraga sepak bola.

Namun yang paling diingat publik di Tanah Air adalah terbaliknya bendera Merah-Putih pada buku panduan SEA Games 2017. Kekeliruan yang dilakukan oleh panitia SEA Games membuat Menteri Pemuda dan Olahraga, Imam Nahrawi, kecewa.

Lanjut Baca:

Menpora meluapkan kekecewaan itu kepada wartawan dan lewat cuitan di akun Twitter pribadinya. Permasalahan ini pun menjadi viral di dunia maya, dan netizen di Indonesia mengecam Malaysia hingga membuat tanda pagar 'Shame On You Malaysia'. Permasalahan ini ditanggapi serius oleh pemerintah Malaysia. Melalui Menteri Pemuda dan Olahraga, Khairy Jamaluddin, Malaysia meminta maaf. Khairy pun menemui langsung Menpora Imam Nahrawi untuk menyampaikan permintaan maaf tersebut.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya