Liputan6.com, Milan - CEO AC Milan, Marco Fassone, menanggapi soal masa depan Ricardo Kaka, yang telah resmi mengakhiri karier sepak bolanya, Minggu (17/12/2017). Fassone menyiratkan bakal memakai jasa Kaka.
Kaka merupakan legenda AC Milan yang sukses mempersembahkan gelar Liga Champions di musim 2006/2007. Pria asal Brasil itu gantung sepatu di usia 35 tahun.
Advertisement
Disebut-sebut, Kaka bakal kembali bekerja untuk AC Milan. Bukan sebagai pelatih, Kaka akan bekerja sebagai direktur. Menurut Fassone, kepastiannya akan segera diketahui sebelum Natal.
"Saya menghabiskan sejam bersama Kaka dan ayahnya sekitar 15 hari lalu. Kami bertukar pikiran soal apa yang akan dia lakukan di masa depan dan bagaimana kami menatap masa depan Milan. Dia bilang dia butuh waktu sebulan untuk memutuskan," ungkap Fassone, seperti dilansir Football Italia.
Kaka dikenal sangat dekat dengan AC Milan. Bahkan ketika hengkang pun, namanya masih kerap disebut-sebut di lingkungan klub berjuluk I Rossoneri itu.
Hal itu wajar mengingat mantan pemain timnas Brasil itu merupakan salah satu pemain terbaik yang mereka pernah dimiliki. Selain trofi Liga Champions 2006/2007, ia juga mengantarkan Diavolo meraih Scudetto (2003/2004), Supercoppa Italiana (2004), Piala Super Eropa (2007), serta Piala Dunia Antarklub (2007).
"Saya pikir kami pasti akan berkomunikasi lagi sebelum Natal. Bukan cuma sekadar mengucapkan Merry Christmas, tapi juga membahas apakah cerita dongeng bisa dimulai, dilanjutkan, selesai atau mungkin kembali lagi," jelas Fassone.
Ingin Peran di Klub
Sebelumnya saat mengumumkan pensiunnya hari Minggu lalu, Kaka menegaskan bahwa dirinya masih ingin berkarier di dunia sepak bola. Meski tidak menyebut secara spesifik peran apa, Kaka sedikit menyinggung soal kursi kepelatihan.
"Sebuah babak baru sudah tiba. Sekarang saya akan mempersiapkan diri untuk meneruskan karier di sepak bola dan memiliki peran baru. Namun yang jelas bukan sebagai pemain profesional, bukan atlet," paparnya.