5 Alasan Lionel Messi Lebih Besar dari Ballon d'Or

Untuk seorang Lionel Messi tampaknya Ballon d'Or tak berarti banyak

oleh Liputan6.comDiterbitkan 09 Desember 2017, 19:30 WIB
Penyerang Barcelona, Lionel Messi tersenyum usai meraih sepatu emas di Barcelona, Spanyol (24/11). Messi meraih sepatu emas keempatnya setelah menjadi pencetak gol terbanyak di semua kompetisi Eropa dengan 37 di musim 2016/2017. (AP Photo/Manu Fernandez)

Liputan6.com, Jakarta Cristiano Ronaldo baru saja menyabet penghargaan Ballon d'Or kelimanya. Dia sukses mengalahkan sekaligus menyamain torehan rivalnya, Lionel Messi.

Bintang Barcelona itu memang tak kembali didaulat gelar itu. Namun, Lionel Messi seperti tak terlalu kecewa karena kegagalannya raih trofi bergengsi tersebut.

Selama dekade terakhir, Ronaldo-Messi memang selalu mendominasi penghargaan pemain terbaik tersebut. Keduanya dominan berkat penampilan heroiknya bersama Real Madrid maupun Barcelona.

Namun, untuk seorang Messi tampaknya Ballon d'Or tak berarti banyak. Dia bahkan lebih besar dari penghargaan tersebut.

Mengapa? Berikut lima alasan mengapa Lionel Messi lebih besar daripada Ballon d'Or dikutip Sportskeeda:

 


Telah Memenangkan Semuanya

Penyerang Barcelona, Lionel Messi (kanan) berusaha melewati adangan bek Sporting CP, Sebastian Coates, pada Matchday 6 Grup D Liga Champions 2017-2018, di Estadio Camp Nou, Rabu (6/12/2017) dini hari WIB. Barcelona unggul dengan skor 2-0. (AFP/Lluis Gene

Lionel Messi telah memenangkan segalanya bersama Barcelona. Tengok saja lama Wikipedianya, beragam penghargaan bahkan nyaris memakan satu halaman penuh.

5 Ballon d'Ors, 4 Sepatu Emas Eropa, 4 Pemain Terbaik Dunia, 3 Penghargaan Pemain Terbaik La Liga, 2 Pemain Terbaik UEFA, 1 Pemain Terbaik FIFA Dunia, dan 1 UEFA Club Football of the Year, merupakan beberapa penghargaanindividual Messi. Apalagi yang harus dikejarnya?

Messi mungkin bakal memenangkan penghargaan lagi musim nanti. Sebab, aksinya bersama Barcelona masih belum terbendung dengan kemas 13 gol dan empat assist dalam 14 laga di La Liga.


5 Ballon d'Or yang Membanggakan

Pemain Barcelona, Lionel Messi (kanan) mendapat ucapan selamat dari pemain Barcelona lainnya, Neymar setelah memenangkan pemain terbaik dunia FIFA Ballon d'Or 2015 di Kongresshaus, Zurich, Senin ( 11/1). (AFP PHOTO/FABRICE COFFRINI)

Lionel Messi sejarah pada tahun 2012, saat memenangkan Ballon d'Or ke-4. Dia menjadi pemain pertama dalam sejarah yang raih itu dan sukses melampaui Michel Platini, Johan Cruyff, dan Marco van Basten yang menang tiga kali.

Mengungguli 3 legenda untuk memenangkan Ballon d'Or ke-4, pada usia 25, bukanlah prestasi kecil. Messi kemudian memenangkannya untuk mencatat waktu kelima pada tahun 2015.

Cristiano Ronaldo mungkin telah menyamai penghitungan itu, tapi semuanya diraih pada usia 32 tahun. Dengan usianya, Ronaldo tidak akan memiliki terlalu banyak kesempatan tersisa untuk mengalahkan Messi kembali


Kurang Prestisius

Lionel Messi (kiri) dan Cristiano Ronaldo (kanan) dalam konferensi pers jelang penganugerahan FIFA Ballon d'Or 2015 di Kongresshaus, Zurich, Selasa (12/1/2016) dini hari WIB. Messi akhirnya meraih gelar tersebut pada edisi 2015. (AFP/Olivier Morin)

Ballon d'Or menganggap pemenangnya sebagai pemain terbaik di dunia. Namun dengan dominasi Messi-Ronaldo telah mengurangi Ballon d'Or menjadi kurang terlalu prestisius.

Lanjut Baca:

Beberapa pemain terbaik yang pernah menghiasi permainan, telah dipaksa untuk mengakhiri karier tanpa gelar ini. Ballon d'Or tidak lagi menjadi kontes untuk menentukan pemain terbaik di dunia, namun hanya menentukan pemain terbaik dalam persaingan Messi-Ronaldo. Akibatnya, pernyataan menghibur seperti "Seorang pemain tidak perlu memenangkan Ballon d'Or untuk membuktikan bahwa dia hebat" membuat nilai dari penghargaan ini menyusut. Jelas, hal ini harus segera diakhiri.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya