Peminat Berkurang, SPMA Brebes Dibubarkan

Gara-gara peminat berkurang dan bangunan sekolah rusak, Sekolah Pertanian Menengah Atas Haji Goenadi di Desa Baros, Brebes, Jateng, dibubarkan. Bangunan SPMA itu kini rusak parah.

oleh Liputan6Diterbitkan 02 April 2002, 08:24 WIB
Liputan6.com, Brebes: Sekolah adalah unsur terpenting dalam menunjang pendidikan. Karena itu, sungguh ironis bila sebuah sekolah dibubarkan gara-gara kekurangan murid dan kondisi bangunan yang rusak parah. Namun, kondisi tersebut benar-benar dialami Sekolah Pertanian Menengah Atas (SPMA) Haji Moenadi yang terletak di Desa Baros, Kecamatan Ketanggungan, Brebes, Jawa Tengah.

Berdasarkan informasi yang dihimpun SCTV, baru-baru ini, SPMA Haji Moenadi adalah satu di antara sekolah kejuruan milik Dinas Pertanian Tanaman Pangan Provinsi Jateng. Sayangnya, sejak 1999, sekolah yang terbilang langka ini peminatnya semakin berkurang. Kondisi ini mencapai puncaknya pada November 2001. Alhasil, November tahun silam, para siswa SPMA tersebut dipindahkan ke sekolah sejenis di Ungaran, Kabupaten Semarang.

Nah, sejak ditinggalkan itulah kondisi bangunan SPMA tersebut menjadi rusak parah. Bayangkan saja, kaca, kusen, dan beberapa bagian bangunan tersebut telah dijarah orang tak dikenal. Tentu saja, kondisi tersebut cukup mengenaskan mengingat SPMA yang didirikan pada 1981 ini sempat menjadi sekolah favorit. Saat itu, gedung SPMA tersebut tergolong megah dengan luas areal lima hektare dan berada di perbukitan Desa Baros.

Anehnya, hingga saat ini, Pemerintah Kabupaten Brebes belum mengetahui akan diapakan bangunan tersebut karena kondisinya sangat parah. Terlebih lagi, pengelola sekolah tersebut belum memberikan penjelasan kepada Pemda setempat perihal penggunaan gedung telantar itu.(ANS/Ridwan Pamungkas)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya