5 Pemain Terburuk Manchester City sejak 2008

Uang tak terbatas membuat Manchester City bisa mendatangkan sejumlah pemain sesuka hati.

oleh Liputan6.comDiterbitkan 26 November 2017, 07:30 WIB
Sinan Bytyqi (kiri) tinggalkan Manchester City. (AFP/Karim Sahib)

Liputan6.com, Jakarta Manchester City tampil begitu istimewa dalam satu dekada terakhir. Kedatangan taipan Sheikh Mansour mengubah mereka menjadi klub yang disegani di Inggris, maupun Eropa.

Uang tak terbatas dari kantong pengusaha asal UEA itu, membuat Manchester City bisa mendatangkan sejumlah pemain sesuka hati. Namun, sayangnya mereka sering sekali salah dalam mendatangkan pemain.

Alhasil, si pemain cuma jadi penghias bangku cadangan. Padahal, sebelumnya nama-nama tersebut merupakan bintang.

Nah, lantas siapa sajakah pemain terburuk Manchester City sejak 2008 alias era Sheikh Mansour? Berikut daftarnya dikutip Sportskeeda:


Robinho

Bahasa tubuh penyerang Manchester City, Robinho, dalam partai lanjutan Liga Premier menghadapi Manchester United di Old Trafford, Manchester,10 Mei 2009. AFP PHOTO/PAUL ELLIS

Robinho sekarang tengah disorot karena terseret dalam kasus hukum. Robinho berada di Manchester City selama dua musim dan sangat buruk.

Didatangkan dari Real Madrid sekitar 42 juta pounds sterling, Robinho diberi label sebagai bakat Brasil besar berikutnya setelah Ronaldo dan Ronaldinho. Dia bergabung dengan Manchester City pada hari Sheikh Mansour menyelesaikan pengambilalihan Manchester City.

Musim pertamanya menghasilkan 14 gol dan tampak pembelian yang berhasil buat City. Namun pada musim berikutnya, dia harus terkena cedera dan tak kunjung kembali mengilap sehingga dipinjamkan ke AC Milan pada 2009.

Jelas hal itu merupakan investasi yang buruk buat City. Uang 42 juta pounds buat Robinho benar-benar jadi pembelian yang mengerikan untuk Manchester City!


Wilfried Bony

Wilfried Bony saat ini masih dipinjamkan Manchester City ke Stoke City. Pep Guardiola belum memiliki rencana untuk memulangkan Bony pada musim 2017-2018. (EPA/Nigel Roddis)

Wilfried Bony berhasil menjalankan beberapa musim yang hebat di Swansea City. Manchester City yang sedang dalam perburuan striker cadangan pada 2014 dan akhirnya mendatangkannya pada Januari untuk lapisi Aguero yang cedera.

Bony yang telah menunjukkan kemampuan mencetak gol di Liga Inggris itu dibeli seharga 28 juta yang membuatnya menjadi pesepak bola Afrika termahal pada musim dingin.

Musim berikutnya memburuk bagi Bony saat gagal menunjukkan kelihaiannya seperti di Swansea. Dia akhirnya dipinjamkan ke Stoke City yang juga gagal memberi dampak sekali lagi.


Stevan Jovetic

Stevan Jovetic (LINDSEY PARNABY / AFP)

Striker Montenegro ini sebelumnya sukses melejit saat perkuat Fiorentina. Manchester City kemudian tertarik dan memutuskan merekrutnya pada 2013.

City menginvestasikan 26,7 juta pounds dan menuai banyak ekspetasi. Namun Jovetic jauh dari kata memuaskan.

Lanjut Baca:

Jovetic bahkan tak masuk dalan skuat Liga Champions untuk tahap knockout turnamen. Dia kemudian dipinjamkan ke Inter dan direkrut secara permanen di tahun 2016. Dia hanya membuat 11 gol untuk City di semua kompetisi.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya