Jakarta - Derita Persib Bandung belum berakhir meski Liga 1 2017 usai. Hal ini terkait dengan sanksi-sanksi dari Komisi Disiplin PSSI untuk skuat Maung Bandung.
Sanksi pertama untuk Persib dijatuhkan setelah menolak melanjutkan pertandingan pada laga kontra Persija Jakarta di Stadion Manahan, Solo, 3 November 2017.
Advertisement
Persib mendapatkan sanksi kalah 0-3 dalam pertandingan yang berakhir 0-1 untuk kemenangan Persija. Tak hanya sanksi kekalahan, dalam surat keputusan bernomor 123/L1/SK/KD-PSSI/XI/2017, tim Maung Bandung harus membayar denda sebesar Rp 200 juta untuk pelanggaran berat tersebut.
Hukuman kedua untuk dijatuhkan atas pelanggaran penyalaan flare oleh suporter yang juga masuk ke lapangan dan merusak properti stadion saat menjamu Perseru Serui, pada pekan terakhir Liga 1, Minggu (12/11/2017). Suporter marah dan tak bisa menerima kenyataan Persib kalah 0-2 dari Perseru di pertandingan terakhir mereka.
Untuk pelanggaran yang satu itu, Komdis PSSI menjatuhkan sanksi kepada panitia pelaksana pertandingan Persib Bandung berupa denda sebesar Rp 195 juta, yang tertuang dalam surat bernomor 133/L1/SK/KD-PSSI/X/2017.
Belum selesai sampai di situ, Komdis PSSI masih memberikan satu hukuman lagi kepada Persib terkait pelanggaran yang dilakukan suporter pada final Liga 1 U-19 2017 di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang.
Saat itu Persib Bandung U-19 kalah 0-1 dari Persipura Jayapura U-19 dan membuat suporter Persib tak bisa menahan kekecewaan hingga akhirnya menyalakan flare, melempar botol dan bangku stadion ke dalam lapangan.
Sanksi denda untuk Persib Bandung U-19 ini tergolong kecil, yaitu Rp 75 juta. Namun, jika ditambah dengan dua pelanggaran sebelumnya, harus membayar total Rp 470 juta di saat Liga 1 2017 sudah tuntas diputar.
Putusan Komdis PSSI Terbaru
Hasil sidang Komisi Disiplin 7 November 2017
1 Persib Bandung 123/L1/SK/KD-PSSI/XI/2017- Nama kompetisi: Liga 1 2017- Pertandingan: Persija Jakarta vs Persib Bandung- Tanggal kejadian: 3 November 2017- Jenis pelanggaran: Tim, Menolak melanjutkan pertandingan. -Hukuman: Sanksi kalah 0-3 dan denda Rp 200 juta