Tak Bahagia, 6 Princess Disney Ini Punya Akhir Cerita Tragis

Dalam cerita aslinya, cerita dalam Princess Disney ini justru berakhir tragis.

oleh Desika PemitaDiterbitkan 22 November 2017, 22:25 WIB
Asal-muasal kelam dongeng-dongeng Disney telah disamarkan dan diperlunak bagi anak-anak selama beberapa tahun belakangan supaya layak bagi semua orang. (Sumber wonderlist.com)

Liputan6.com, Jakarta Film animasi Disney banyak memberikan mimpi indah, tak hanya kepada anak-anak tapi juga orang dewasa. Cerita yang ditampilkan Disney membuat penonton terhipnotis dengan kisah hidup karakter di dalamnya.

Karakter yang ditampilkan Disney hadir tak hanya besutan dari sang maestro, Walt Disney, tapi juga diambil dari beberapa cerita rakyat atau legenda di berbagai negara, khususnya benua Eropa. Lihat saja, kisah mengenai Cinderella yang disebut-sebut berasal dari Prancis pada abad ke-17.

Atau mitos Yunani mengenai kehadiran Hercules yang merupakan anak dari Dewa Zeus. Hercules oleh Hera yang jahat dijadikan manusia. Namun Hercules masih sedikit memiliki kekuatan Dewa.

Dalam beberapa cerita aslinya, ternyata kisah dalam film animasi Disney tak memiliki akhir cerita bahagia, justru tragis. Seperti apa ceritanya?


The Little Mermaid

Ariel dalam film animasi The Little Mermaid rilis 1989 silam, menjadi salah satu karya sepanjang masa dari Disney. Menceritakan kisah cinta Ariel yang merupakan anak dari Raja Triton yang jatuh cinta kepada manusia saat menolong pangeran yang jatuh ke laut.

Ceritanya diambil dari karya Hans Christian Andersen, demi cintanya itu, Ariel pun ingin naik ke daratan. Dalam cerita Disney, untuk mengubah siripnya menjadi kaki, Ariel mendatangi penyihir di dasar laut: Ursula.

Ariel pun mengorbankan suaranya untuk bisa berubah menjadi manusia. Namun dalam cerita aslinya, sang putri duyung penyihir meminta lidah Ariel untuk barter.

Ariel, The Little Mermaid (Pinterest)

Saat Disney memberikan akhir cerita bahagia, sang pangeran berhasil menyadari keberadaan Ariel. Cinta Ariel pun berbalas, keduanya menikah dan hidup bersama selamanya.

Namun dalam cerita aslinya, semua pengorbanan Ariel sia-sia. Sang pangeran tak mengetahui keberadaan Ariel yang menolongnya, menikah dengan wanita lain. Akibat terlalu sedih, Ariel pun menangis hingga berubah menjadi buih di lautan.


Sleeping Beauty

Sleeping Beauty merupakan film animasi besutan Disney yang rilis 1959 silam memberikan mimpi manis kepada penonton. Sang putri bernama Aurora yang dikutuk oleh penyihir jahat tertidur selamanya setelah terkena jarum dalam mesin penyulam.

Lanjut Baca:

Aurora pun disembunyikan ke dalam hutan terpencil, ditemani oleh tiga peri baik hati. Namun takdir menyedihkan tetap datang, Aurora terkena jarum membuatnya tertidur. Akhirnya, pangeran tampan dalam film animasi menyelamatkannya. Sang pangeran mencium putri yang tertidur. Aurora terbangun, jatuh cinta kepada sang pangeran. Keduanya hidup bahagia. Sleeping Beauty ternyata merupakan cerita rakyat dari mulut ke mulut. Kisahnya dibuat 1330 dan1344 oleh Perceforest. Pertama kali dibukukan 1528. Di versi aslinya, pangeran sempat memperkosa Aurora. Bahkan, sang putri sampai hamil hingga melahirkan dua orang anak kembar. Setelah melahirkan, sang putri terbangun.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya