Liputan6.com, Madiun: Setelah bertugas selama dua hari, Panitia Penyelidik Kecelakaan Pesawat Terbang (PPKPT) Markas Besar TNI Angkatan Udara, Sabtu (30/3), kembali ke Jakarta. Menurut rencana, tim yang diketuai Kepala Dinas Keselamatan Terbang dan Kerja Marsekal Pertama TNI Suyanto ini akan menyimpulkan penyebab tabrakan pesawat Hawk MK-53 di Lapangan Udara Iswahyudi, dua hari silam. Selain itu, PPKPT juga membawa data-data lapangan. Termasuk hasil pembicaraan dengan komandan skuadron dan personel yang terlibat [baca: TNI Membentuk Panitia Penyelidik Insiden Hawk MK-53].
Sementara itu, Komandan Lanud Iswahyudi Marsekal Pertama Djoko Purwoko beserta seluruh jajarannya menyatakan telah melakukan instropeksi untuk mengurangi risiko kerja dalam operasional tugas. Kendati demikian, insiden Kamis silam, tak menghalangi para penerbang kembali berlatih secara rutin yang rencananya akan dimulai pekan depan [baca: Dua Pesawat Hawk MK-53 Bertabrakan].
Seperti diketahui, Lanud Iswahyudi memiliki tiga skuadron tempur, yaitu Skuadron 3 dengan pesawat F-16, Skuadron 15 dengan pesawat Hawk MK-53 serta Skuadron 4 dengan pesawat F-5 Tiger. Pangkalan ini juga memiliki Tim Jupiter Blue yang menjadi kebanggaan TNI AU. Jupiter Blue direncanakan unjuk kebolehan pada Open Day 2002, hari ini. Namun, batal menyusul insiden tabrakan pesawat Hawk MK-53.(ANS/Agus Ainul Yaqin)
Sementara itu, Komandan Lanud Iswahyudi Marsekal Pertama Djoko Purwoko beserta seluruh jajarannya menyatakan telah melakukan instropeksi untuk mengurangi risiko kerja dalam operasional tugas. Kendati demikian, insiden Kamis silam, tak menghalangi para penerbang kembali berlatih secara rutin yang rencananya akan dimulai pekan depan [baca: Dua Pesawat Hawk MK-53 Bertabrakan].
Seperti diketahui, Lanud Iswahyudi memiliki tiga skuadron tempur, yaitu Skuadron 3 dengan pesawat F-16, Skuadron 15 dengan pesawat Hawk MK-53 serta Skuadron 4 dengan pesawat F-5 Tiger. Pangkalan ini juga memiliki Tim Jupiter Blue yang menjadi kebanggaan TNI AU. Jupiter Blue direncanakan unjuk kebolehan pada Open Day 2002, hari ini. Namun, batal menyusul insiden tabrakan pesawat Hawk MK-53.(ANS/Agus Ainul Yaqin)