Liputan6.com, Milan - Timnas Italia gagal tampil di Piala Dunia 2018 menyusul kegagalan menaklukkan Swedia pada play-off kualifikasi zona Eropa. Dari dua leg yang digelar, Italia kalah agregat 0-1. Gli Azzurri kalah di markas Swedia 0-1 dan hanya bermain 0-0 di San Siro, Milan, Selasa (14/11/2017) dini hari WIB.
Ini merupakan kali kedua timnas Italia tampil di Piala Dunia. Sebelumnya, kegagalan itu terjadi pada 1958.
Advertisement
Menyusul kegagalan tersebut, pelatih timnas Italia Giampiero Ventura dikabarkan akan mengundurkan diri. Ia disebut-sebut meminta uang pesangon 700 ribu euro untuk kontraknya yang masih bersisa dua tahun lagi.
Meski Ventura menampik kabar tersebut, kemungkinan besar Federasi Sepak Bola Italia tetap akan mendepaknya. Sejauh ini, sudah ada beberapa pelatih yang disarankan untuk menggantikan pelatih 69 tahun tertebut.
Berikut tiga calon pelatih timnas Italia yang dihimpun Liputan6.com dari berbagai sumber.
1. Roberto Mancini
Nama Roberto Mancini mencuat sebagai salah satu kandidat untuk menggantikan Ventura beberapa jam setelah kegagalan Gli Azzurri mengalahkan Swedia. Mantan pelatih Inter Milan tersebut dianggap tepat untuk menangani generasi muda Italia selepas pensiunnya empat pemain veteran.
Memang ada beberapa nama lain yang lebih senior dan berpengalaman dibandingkan Mancini yang juga disarankan. Namun, menurut Mediaset Premium, Mancini lebih diunggulkan.
Saat ini, Mancini masih menukangi Zenit Saint Petersburg. Ia masih terikat kontrak sampai Juni 2020 dengan klub Rusia itu. Akan tetapi, ia bisa saja meninggalkan Zenit apabila mendapat panggilan dari timnas Italia.
Dari sisi pengalaman, Mancini pernah mengantarkan Inter Milan juara Liga Serie A Italia selama beberapa musim. Selain itu, ia juga pernah membawa Manchester City juara Premier League.
Terakhir, Mancini terpantau menyaksikan laga persahabatan Spanyol melawan Rusia di mana skor berakhir 3-3.
2. Antonio Conte
Kabar bahwa Antonio Conte akan menggantikan Ventura juga tak kalah santer. Bahkan, banyak pihak yang menyarankannya untuk kembali ke timnas Italia. Apalagi, sekarang di Chelsea ia mulai goyang menyusul performa buruk di awal musim ini.