Legenda MotoGP Bela Sikap Lorenzo Tolak Team Order

Lorenzo dinilai mengambil keputusan tepat pada MotoGP Valencia.

oleh Ahmad Fawwaz UsmanDiterbitkan 14 November 2017, 02:15 WIB
Aksi pembalap Ducati, Jorge Lorenzo pada MotoGP Valencia 2017 di Sirkuit Ricardo Tormo. (PIERRE-PHILIPPE MARCOU / AFP)

Liputan6.com, Valencia - Terlepas dari kehebatan Marc Marquez, MotoGP Valencia 2017 juga dihiasi dengan sikap keras kepala Jorge Lorenzo. Meski Ducati sudah memintanya menjalankan team order, pembalap asal Spanyol itu tak peduli.

Awalnya, banyak yang menduga Ducati akan kembali melakukan team order pada MotoGP Valencia 2017 di Sirkuit Ricardo Tormo, Minggu (12/11/2017). Publik berkaca dari apa yang terjadi pada MotoGP Malaysia di Sirkuit Sepang, dua pekan lalu.

Saat itu, Lorenzo terlihat sengaja memberikan jalan kepada Andrea Dovizioso untuk mengambil posisi terdepan. Lorenzo sendiri mengakui ia memiliki masalah pada ban hingga melebar di tikungan. Strategi itu yang membuat Dovi memperpanjang napas soal perburuan gelar hingga seri terakhir.

Anehnya, saat balapan MotoGP Valencia berlangsung, X-Fuera justru terlihat enggan memberikan celah kepada Dovi untuk menyalip. Ia selalu menutupi ruang Dovi di beberapa kesempatan. Bahkan, Ducati pun sudah memintanya untuk membiarkan Dovi menyalip lewat pesan di pit board dan dashboard motor.

"Saya tak ingin menilai apakah Lorenzo seharusnya memenuhi perintah dan membiarkan Dovi menyalip. Kedua pembalap memiliki hubungan baik. Mereka saling menghormati satu sama lain," ungkap Randy Mamola, empat kali juara dunia kelas utama/500cc, dilansir Speedweek.

Pada akhirnya, Lorenzo dan Dovi sama-sama tak bisa menyelesaikan balapan. Lorenzo terjatuh pada tikungan kelima lap ke-24, sedangkan Dovi pada tikungan kedelapan di lap yang sama.

 


Penjelasan Lorenzo

Usai balapan, Lorenzo sendiri sudah angkat bicara mengenai sikapnya saat balapan. Menurutnya, dirinya cukup wajar tak memberikan jalan kepada Dovi karena Marc Marquez masih berada di depan dan memiliki kecepatan bagus.

Foto dok. Liputan6.com

"Jika saya melihat Marquez jatuh, saya akan memberikan Dovi jalan. Saya hanya membuat yang terbaik untuk tim dan Dovi. Di beberapa tikungan, dia sempat mendekat dan saya juga memperlambat untuk memberinya ruang," kata Lorenzo, dikutip dari Crash.

Lanjut Baca:

Soal itu, Mamola pun memiliki penjelasan yang sama. "Jika Marc jauh di belakang, sikap Jorge akan berubah total. Ia pasti akan melebar. Jika Dovi mampu menunjukkan roda depannya kepadanya, Jorge tak akan melakukan perlawanan. Tapi Dovi tak bisa melakukannya."

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya