Liputan6.com, Jakarta Satu lagi film nasional yang mengangkat keindahan alam Indonesia. Film drama remaja berjudul ‘Duka Sedalam Cinta’ ini mengangkat keindahan Halmahera Selatan dan Ternate di Maluku Utara. Film yang dibintangi oleh Hamas Syahid, Aquino Umar, Masaji Wijayanto, Izzah Ajrina, Chikita Fawzi, Ali Syakieb, Endy Arfian, Abdur Arsyad, Wulan Guritno, Epy Kusnandar, dan Mathias Muchus ini akan serentak tayang di bioskop pada tanggal 19 Oktober 2017.
Apakah Anda ingin melihat film drama remaja dan keluarga, dengan cerita yang menginspirasi serta pemandangan yang memanjakan mata? Film ini adalah jawabannya.
Advertisement
"Kami syuting di pulau tanpa penghuni yaitu di salah satu gugusan pulau Widi. Kami juga syuting di pulau Kasiruta, daerah pembuatan batu bacan Doko di Halmahera Selatan. Senang bisa mengangkat kearifan lokal di sana. Pemandangannya pun menakjubkan,” ujar Helvy Tiana Rosa, produser film ini dalam keterangannya kepada wartawan, baru-baru ini.
Film ini sebenarnya diangkat dari karya best seller Helvy tersebut disutradarai Firman Syah, sinematografi oleh Nurhidayat (Monodzky), dan ditulis skenarionya oleh Fredy Aryanto. Kabarnya, film ini memang dibuat sebagai lanjutan dari film Ketika Mas Gagah Pergi. Benarkah? “Iya ini lanjutannya, namun mereka yang belum pernah menonton KMGP tetap bisa mengikuti kisahnya sebagai film yang berdiri sendiri,” ujar sang sutradara Firmansyah.
Cerita film Duka Sedalam Cinta ini mengisahkan tentang hubungan kakak adik yang renggang usai salah satunya pulang dari sebuah pesantren di Maluku Utara. “Ini film keluarga yang bisa ditonton semua umur, tentang orang yang ingin berubah lebih baik, tapi mengalami cobaan, disalahpahami oleh keluarga atau dijauhi teman. Ia pun terus berbuat baik dan coba merangkul semua,” ujar pemeran Mas Gagah, Hamas Syahid, yang juga seorang penghafal Al Quran.