Liputan6.com, Barcelona: Insiden memalukan terjadi jelang laga El Clasico edisi perdana La Liga musim ini berakhir. Sergio Ramos menekel keras bintang Barcelona Lionel Messi pada menit ke-90 ketika Real Madrid dipermalukan lima gol tanpa balas di Nou Camp, Selasa dini hari WIB tadi.
Ramos langsung diganjar kartu merah, walaupun sebelumnya sudah menerima kartu kuning. Tak terima dengan perlakukan kasar tersebut rekan-rekan Messi menyambangi Ramos. Bek kanan Madrid itu kemudian terlihat mendorongkan tangannya ke wajah Carles Puyol. Juga demikian ke Xavi Hernandez yang sudah berada di bangku cadangan setelah digantikan.
Puyol yang bereaksi sampai terjatuh, ternyata tidak ingin memperpanjang tindakan dari rekannya di Timnas Spanyol tersebut. Kapten Barca itu menganggap enteng insiden tersebut, karena sudah biasa terjadi dalam permainan sepak bola. "Hanya saja, saya spontan berusaha membela teman (Messi) yang mendapat tekel sangat keras," ujar bek berambut gimbal.
Tensi pertandingan memuncak menjelang usai, terutama buat Madrid yang dikalahkan telak. Tetapi, "Apa yang terjadi di lapangan tetaplah di lapangan. Saya berteman baik dengan Sergio Ramos dan kejadian itu sudah saya lupakan," lanjut Puyol. "Masih ada hal lebih penting lainnya yang bisa dipikirkan."
Ketika berhadapan dalam El Clasico mereka menjadi musuh. Tetapi jika sudah di luar lapangan mereka kembali akrab seperti teman. Apalagi jika sudah bersatu membela bendera Timnas Spanyol.
Mengenai hasil pertandingan yang begitu mencolok, Puyol mengaku terkejut walaupun segalanya bisa saja terjadi. Sekarang Barca bisa merayakan kemenangan mereka dan memimpin klasemen untuk pertama kalinya di musim ini dengan keunggulan dua poin dari Madrid. Los Azulgrana pada partai selanjutnya akan ditantang Osasuna yang bermain di kandang, Sabtu (4/12).(DIM/AS)
Ramos langsung diganjar kartu merah, walaupun sebelumnya sudah menerima kartu kuning. Tak terima dengan perlakukan kasar tersebut rekan-rekan Messi menyambangi Ramos. Bek kanan Madrid itu kemudian terlihat mendorongkan tangannya ke wajah Carles Puyol. Juga demikian ke Xavi Hernandez yang sudah berada di bangku cadangan setelah digantikan.
Puyol yang bereaksi sampai terjatuh, ternyata tidak ingin memperpanjang tindakan dari rekannya di Timnas Spanyol tersebut. Kapten Barca itu menganggap enteng insiden tersebut, karena sudah biasa terjadi dalam permainan sepak bola. "Hanya saja, saya spontan berusaha membela teman (Messi) yang mendapat tekel sangat keras," ujar bek berambut gimbal.
Tensi pertandingan memuncak menjelang usai, terutama buat Madrid yang dikalahkan telak. Tetapi, "Apa yang terjadi di lapangan tetaplah di lapangan. Saya berteman baik dengan Sergio Ramos dan kejadian itu sudah saya lupakan," lanjut Puyol. "Masih ada hal lebih penting lainnya yang bisa dipikirkan."
Ketika berhadapan dalam El Clasico mereka menjadi musuh. Tetapi jika sudah di luar lapangan mereka kembali akrab seperti teman. Apalagi jika sudah bersatu membela bendera Timnas Spanyol.
Mengenai hasil pertandingan yang begitu mencolok, Puyol mengaku terkejut walaupun segalanya bisa saja terjadi. Sekarang Barca bisa merayakan kemenangan mereka dan memimpin klasemen untuk pertama kalinya di musim ini dengan keunggulan dua poin dari Madrid. Los Azulgrana pada partai selanjutnya akan ditantang Osasuna yang bermain di kandang, Sabtu (4/12).(DIM/AS)