UI Akan Pindahkan Pohon Abadi Raksasa

Universitas Indonesia bekerja sama dengan PT Sang Hyang Seri berencana memindahkan pohon raksasa african baobab yang berusia 150 tahun. Dari hasil riset, pohon ini langka dan bisa bertahan hidup hingga ribuan tahun.

oleh Liputan6Diterbitkan 03 November 2010, 06:47 WIB
Liputan6.com, Subang: Lima pohon african baobab atau pohon abadi berusia 150 tahun yang ada di areal PT Sang Hyang Seri di Sukamandi, Kabupaten Subang, Jawa Barat, akan dipindahkan ke areal Universitas Indonesia (UI). "Pohon ini merupakan pohon masa depan. Pohon yang bisa menjadi harapan bagi bangsa dan negara untuk memenuhi kebutuhan nutrisi di masyarakat," kata Rektor UI Gumilar Rusliwa Somantri di Subang, Jabar, Selasa (2/11).

Gumilar menambahkan, konservasi pohon ini nantinya akan meliputi identifikasi, pencatatan, dan pemeliharaan. Ini agar pohon tersebut lestari demi kepentingan penghijauan, riset, dan edukasi.

Pohon abadi bisa bertahan hidup ribuan tahun tanpa terganggu oleh benalu. Selain african baobab, pohon asal Afrika ini juga memiliki banyak istilah, di antaranya adansonia digitata, asem buto, serta ki tambleg. Pohon ini jika dilihat seperti pohon bonsai raksasa karena pertumbuhan batang yang melebar hingga mampu mencapai diameter enam meter.

Dari hasil riset, pohon african baobab ternyata memiliki kandungan nutrisi dan kalsium yang amat tinggi. Bahkan, buah, daun, dan kulitnya dapat dimanfaatkan untuk berbagai keperluan pangan serta obat obatan. Karena itu, keberadaan pohon ini harus dipertahankan dan dikembangkan lebih banyak.(BOG)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya