Suara Megawati Dilelang Tiga Miliar Rupiah

Suara Presiden Megawati Sukarnoputri laku Rp 3 miliar. Sejumlah menteri Kabinet Gotong Royong bertanding sepak bola melawan tim diplomat negara sahabat.

oleh Liputan6Diterbitkan 10 Maret 2002, 07:32 WIB
Liputan6.com, Jakarta: Untuk mengumpulkan dana bagi korban banjir di Tanah Air, Presiden Megawati Sukarnoputri rela suaranya dilelang. Putri Bung karno ini setuju melantunkan sebuah lagu jika para undangan bersedia menyumbang untuk korban banjir di Indonesia. Lelang dibuka dengan nilai Rp 50 juta dan ditutup setengah jam kemudian setelah terkumpul Rp 3 miliar. Demikian pemantauan SCtV di Senayan, Jakarta Selatan, Sabtu (9/3).

Presiden Megawati akhirnya membawakan tembang melayu "Cinta Hampa" dan mendapat tepuk tangan yang meriah dari penonton sepanjang lagu. Sebelumnya, Megawati membuka pertandingan sepak bola antara tim Kabinet Gotong Royong dengan para diplomat negara sahabat di Jakarta.

Dengan menendang bola di tengah-tengah lapangan, pertandingan ini dimulai di Lapangan B Gedung Olah Raga Bung Karno Senayan selama 2 kali 20 menit dengan istirahat selama 10 menit. Para duta besar asing dan jajarannya dari lebih 20 negara sahabat mengenakan kaus merah. Sedangkan para menteri mengenakan kaus putih.

Dalam babak pertama, tim Kabinet Gotong Royong menurunkan Menteri Perhubungan dan Telekomunikasi Agum Gumelar, Menteri Riset dan Teknologi Hatta Radjasa, Menteri Luar Negeri Hasan Wirajuda, dan Menteri Kesehatan Achmad Sujudi. Selain itu, Menteri Dalam Negeri Hari Sabarno, Menteri Kelautan dan Perikanan Rokhmin Dahuri juga ikut memperkuat tim tuan rumah. Sementara Gubernur DKI Sutiyoso dipasang sebagai kiper. Satu-satunya pemain wanita, yaitu Menteri Perindustrian dan Perdagangan Rini Soewandi turun di babak kedua sekaligus manajer tim.

Pertandingan ini berakhir dengan kedudukan 2-2. Gol untuk tim kabinet dicetak oleh Hatta Radjasa dan mantan atlet sepak bola nasional Ronny Pattinasarani. Sedangkan dari kesebelasan diplomat, kedua gol diciptakan Duta Besar Aljazair.(ZAQ/Miko Toro dan Mohamad Guntur)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya