Ekspresi Malu-Malu Calon Paskibraka 2017 Penerima Kalung Tulang

Setiap hari para pembina melakukan pengecekan ke setiap kamar calon Paskibraka 2017. Pembina pun telah menyediakan "hadiah" menarik.

oleh Aditya Eka Prawira diperbarui 28 Jul 2017, 21:09 WIB
Ekspresi Malu-Malu Calon Paskibraka 2017 Menerima Hadiah Tulang dari Pembina

Liputan6.com, Jakarta - Kabar buruk melanda asrama Paskibraka 2017 saat jam makan siang. Tanpa sepengetahuan peserta didik, para pembina sudah memegang sejumlah nama yang berhak dihadiahi kalung garuda dan kalung tulang ayam.

Kalung garuda diberikan untuk kamar yang bersih. Sedangkan tulang ayam adalah hadiah buat calon Paskibraka 2017 yang malas bersih-bersih dan tidak kreatif.

Fira Alsa Marchiana (kiri) dan Ferina Julia Syarif (kanan) Sempat Malu untuk Memamerkan Kalung Tulang dari Pembina.

Rupanya, selama calon Paskibraka Nasional 2017 latihan baris berbaris di lapangan, semua pembina turun tangan mengecek setiap kamar yang berada di setiap lantai. Hasil yang didapat pun sungguh mengagetkan. Baik Bunda Nina, Ophi, dan Wahyu masih menemukan banyak peserta Diklat Paskibraka 2017 yang malas berbenah.

"Ada yang kaosnya diletakkan di mana, pakaian bekas latihan digeletakkan begitu saja, dan lain-lain," kata Bunda Nina kepada Diary Paskibraka Liputan6.com, Jumat (28/7/2017)

Kalung tulang ayam jatuh ke penghuni kamar B4-01 (Ferina Julia Syarif dari Kalimantan Timur dan Fira Alsa Marchiana dari Sulawesi Tengah), sementara dari kelompok putra adalah A2-05 (Filipus Randy Djogo dari NTT dan Adiwijaya Rahmat perwakilan Sulawesi Barat). Dan, penerima kalung garuda adalah B3-06 (Kloria Marau, Papua Barat dan Kalimantan Utara, Hasmarani) dan A2-08 (Rianto Fajriansyah dari Bengkulu dan Muhammad Naufal Ramadhan, calon Paskibraka 2017 dari Jawa Barat).

Penyematan Kalung Garuda untuk Calon Paskibraka 2017 Pemilik Kamar Bersih. Mereka Adalah Muhammad Naufal Ramadhan, Jawa Barat, dan Rianto Fajriansyah dari Bengkulu

"Kalung itu harus terus dipakai. Kecuali saat latihan, harus dilepas, dan diserahkan ke bunda agar disimpan," pesan Bunda Nina.

Menurut Bunda Nina, masih banyak di antara mereka yang kurang kreatif. Cendera mata yang seharusnya mereka pajang malah ditutup dengan kain. "Dan, pakaian daerahnya dirapikan, dibikin kamar itu semenarik mungkin," kata Bunda Nina lagi.

Sedangkan untuk penempatan foto, Bunda Nina berharap para calon Paskibraka 2017 menaruh foto keluarga agar termotivasi dan lebih giat berlatih. "Jangan foto pacar yang dipajang," canda Bunda Nina.

Saksikan video menarik berikut ini:

 

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya