Liputan6.com, Jakarta Paris Saint-Germain (PSG) belakangan dikabarkan bersedia membayar harga yang ditetapkan Barcelona untuk Neymar, yakni 222 juta euro. Kedengarannya gila, tapi laporan itu makin hari kian kencang.
Nasib Neymar di Barcelona akhir-akhir ini mengemuka. Selain karena biaya pajak mahal di Spanyol, dia juga tak mau terus bermain di bawah bayang-bayang Lionel Messi.
Klub asal Prancis tersebut mencoba merayunya. Bahkan, tak main-main harga yang mereka tawarkan jika dirupiahkan adalah Rp3,4 triliun. Bila ditelisik lagi, harga itu dua kali lipat dari rekor transfer dunia yang saat ini dipegang Paul Pogba senilai 89,6 juta pounds.
Rasa penasaran PSG menjuarai Liga Champions bisa membuat semuanya mungkin. Apalagi, perkara uang bagi mereka tak masalah.
Ada lima alasan lain mengapa PSG akan sanggupi klausul pembelian Neymar dari Barcelona itu. Berikut daftarnya dikutip Sportskeeda:
Advertisement
1. Barcelona Butuh Dana Segar
Barcelona sejatinya tercatat mendapatkan pemasukkan senilai 708 juta euro pada musim lalu. Namun, mereka ujung-ujungnya cuma dapat 18 juta euro karena dipotong pajak dan hutang senilai 247 juta euro.
Jelas, Blaugrana membutuhkan dana segar untuk belanja pemain dan memperkuat tim. Kehilangan Neymar, bisa bikin mereka cari bakat jenius lainnya.
PSG jua tidak memiliki pilihan selain membayar klausul pelepasan karena Barcelona sama sekali tidak berniat menjual Neymar. Andai terjadi, kesepakatan itu jua akan bikin Neymar untung.
Pemain asal Brasil itu saat ini menghasilkan sekitar £ 290.000 per minggu di Nou Camp. Jelas, klub Ligue 1 itu siap membayar berkali-kali lipat dan bahkan setara dengan Lionel Messi.
2. Neymar Ingin Keluar dari Bayangan Messi
Neymar dan Messi tak dimungkiri punya hubungan yang baik. Sejak kedatangan Luiz Suarez, ketiganya membentuk trio maut MSN dan memenangkan treble pada 2014-15.
Akan tetapi, Neymar tahhu bahwa di Camp Nou hanya akan jadi nomor dua di belakang Messi. Apalagi, Messi setidaknya bisa bermain sampai lima musim lagi mengingat usianya baru 30 tahun.
Seiring berjalannya waktu, Neymar kini menjelma jadi superstar dunia. Pada 2015 lalu, dia ada di tiga besar Ballon d'Or. Namun, dia harus pergi dari Barca untuk kian kembangkan kariernya.