Liputan6.com, Polewali Mandar: Rapat paripurna penetapan Badan Legislasi (Baleg) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat, dihujani interupsi hingga nyaris ricuh, Kamis (14/10). Beberapa anggota dewan melakukan aksi walk out.
Awalnya, rapat yang dipimpin Ketua DPRD Polewali Mandar Abdullah Tato berlangsung tertib. Saat sekretaris dewan membacakan struktur kelembagaan DPRD Kabupaten Polewali Mandar periode 2010-2011, sejumlah anggota dewan dan calon ketua badan legislasi yang kalah langsung protes dan menolak susunan kelembagaan tersebut.
Abdul Rahim, salah seorang calon yang kalah, menganggap proses pemilihan ketua Baleg yang digelar selama tiga hari itu ilegal dan cacat hukum. Ketua Baleg terpilih, Samsul Samad, dinilai telah mengundurkan diri dari bursa pencalonan di hari kedua pemilihan. Namun, saat pemilihan hari ketiga Samsul kembali masuk bursa pemilihan dan terpilih menjadi ketua badan legislasi.
Sejumlah anggota dewan lainnya juga ikut memprotes dan melakukan aksi walk out. Suasana semakin memanas saat Ketua DPRD tetap ngotot mengesahkan susunan Badan Legislasi DPRD Poliweli Mandar. Alhasil, rapat paripurna tersebut ditunda hingga pekan depan.
Di luar arena beredar isu, perebutan posisi ketua Baleg terkait jatah mobil dinas. Namun, hal tersebut langsung dibantah Samsul Samad, Ketua Baleg DPRD Polewali Mandar terpilih. Ia mengatakan, tujuannya masuk bursa calon Ketua Baleg semata-mata untuk mengabdi untuk rakyat.(APY/SHA)
Awalnya, rapat yang dipimpin Ketua DPRD Polewali Mandar Abdullah Tato berlangsung tertib. Saat sekretaris dewan membacakan struktur kelembagaan DPRD Kabupaten Polewali Mandar periode 2010-2011, sejumlah anggota dewan dan calon ketua badan legislasi yang kalah langsung protes dan menolak susunan kelembagaan tersebut.
Abdul Rahim, salah seorang calon yang kalah, menganggap proses pemilihan ketua Baleg yang digelar selama tiga hari itu ilegal dan cacat hukum. Ketua Baleg terpilih, Samsul Samad, dinilai telah mengundurkan diri dari bursa pencalonan di hari kedua pemilihan. Namun, saat pemilihan hari ketiga Samsul kembali masuk bursa pemilihan dan terpilih menjadi ketua badan legislasi.
Sejumlah anggota dewan lainnya juga ikut memprotes dan melakukan aksi walk out. Suasana semakin memanas saat Ketua DPRD tetap ngotot mengesahkan susunan Badan Legislasi DPRD Poliweli Mandar. Alhasil, rapat paripurna tersebut ditunda hingga pekan depan.
Di luar arena beredar isu, perebutan posisi ketua Baleg terkait jatah mobil dinas. Namun, hal tersebut langsung dibantah Samsul Samad, Ketua Baleg DPRD Polewali Mandar terpilih. Ia mengatakan, tujuannya masuk bursa calon Ketua Baleg semata-mata untuk mengabdi untuk rakyat.(APY/SHA)