5 Pengkhianat Terbesar di Sepak Bola

Siapa para pengkhianat terbesar di dunia sepak bola?

oleh Liputan6.comDiterbitkan 28 Juni 2017, 08:12 WIB
Mantan pemain Arsenal Robin van Persie (AFP/Ian Kington)

Liputan6.com, Jakarta - Dalam sepak bola, perpindahan pemain tentu merupakan hal yang wajar. Namun bagaimana jadinya kalau mereka pindah ke tim rival? Cap pengkhianat dianggap pantas oleh beberapa pemain.

Ashley Cole saat pindah dari Arsenal ke Chelsea jadi salah satu contohnya. Tak dimungkiri, Cole merupakan bek kiri terbaik pada eranya.

Akan tetapi, dia membuat fans Arsenal geram saat memutuskan untuk pindah ke klub seteru, Chelsea. Kesuksesannya di klub London Barat dengan raih dua gelar Liga Inggris dan satu Liga Champions jelas menambah sakit hati fans The Gunners.

Setiap kali Chelsea bertandang ke markas Arsenal, cemoohan dengan kata "boo" acap terdengar dari seantero stadion. Nah, selain Cole ada lima pemain yang dianggap pengkhianat terbesar dalam sepak bola.

Berikut daftarnya dikutip dari Footy Jokes.


Cesc Fabregas

Gelandang Chelsea, Cesc Fabregas (AFP/Ben Stansall)

Sama seperti Cole, Cesc Fabregas bikin fans Arsenal geram bukan kepayang saat memutuskan perkuat Chelsea. Apalagi, dia merupakan mantan kapten Meriam London.

Saat memperkuat Arsenal, dia memainkan lebih dari 200 pertandingan selama delapan tahun masa jabatannya. Setelah tampil mengesankan, Barca datang dan Fabregas meninggalkan klub.

Namun, hal-hal tidak sesuai dengan rencana kala pemain asal Spanyol itu gagal di Nou Camp dan kembali ke Inggris. Bukan untuk Arsenal, melainkan klub sekotanya, Chelsea. Waktunya di Chelsea juga mengesankan saat ia memenangkan gelar dua gelar Liga Inggris.


Robin van Persie

Robin van Persie (ANDREW YATES / AFP)

Pemain asal Belanda ini menghabiskan delapan tahun di Emirates. Dia memainkan lebih dari 190 pertandingan untuk pasukan Arsene Wenger dan mencetak 96 gol.

Musim terbaik Van Persie untuk The Gunners datang pada 2011. Namun, dia secara mengejutkan memutuskan untuk bergabung dengan saingan berat Arsenal, Manchester United pada 2012.

Bersama Red Devils, Van Persie berhasil memenangkan gelar liga di musim pertamanya. Dia juga merupakan inti kesuksesan United di musim tersebut dengan mencetak 30 gol. Dia semakin menyebalkan fans Arsenal setelah merayakan gol melawan mantan klubnya pada 2013.


Mo Johnston

Nama Mo Johnston sempat menggegerkan sepak bola Skotlandia. Hal ini saat ia memutuskan bergabung dengan Rangers meski bermain untuk Celtic. Langkah itu sendiri dianggap sebagai dosa besar di Skotlandia.

Pada akhir 80-an, Mo Johnston bergabung dengan Rangers meski telah menghabiskan tiga musim di Celtic. Kedatangan Johnston juga mengejutkan karena terjadi secara diam-diam tanpa sepengetahuan Celtic.

Apalagi, Johnston sempat mencetak gol kemenangan menit terakhir melawan Celtic dalam pertandingan derbi. Namanya sampai saat ini masih sangat dibenci oleh fans Celtic.

Lanjut Baca:

Sol Campbell dianggap sebagai pengkhianat terbesar untuk bek Inggris. Setelah menghabiskan sebagian besar kariernya bersama Tottenham Hotspurs, Campbell memutuskan untuk bergabung dengan Arsenal.Bahkan, kepindahannya itu kontroversial setelah dia menolak menandatangani perpanjangan kontrak dengan Spurs. Langkahnya membuat marah fans Spurs yang mencemooh Campbell setiap kali ia mengunjungi White Hart Lane.Terlebih, Campbell jadi bagian dari tim Invicible Arsenal yang memenangkan gelar liga pada 2004. Hal ini jelas bikin fans Spurs geram mengingat Campbell adalah pemain binaan asli akademi Tottenham.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya