Liputan6.com, London: Grafik performa Florent Malouda sedang berada di puncak. Musim lalu ia menjadi bagian vital keberhasilan The Blues menjuarai Liga Premier dan FA Cup. Musim ini performanya tetap stabil dan kemungkinan besar koleksi gelarnya bertambah.
Meski demikian, dan di saat usianya masih tergolong produktif, Malouda sudah menyusun rencana menghabiskan sisa kariernya. Chelsea, katanya, merupakan klub terakhir di belahan Eropa. Selanjutnya, gelandang Timnas Prancis ini menimbang Brasil sebagai pelabuhan pamungkas.
"Saya pastinya ingin menghabiskan karier di Eropa bersama Chelsea," papar pemain berusia 30 tahun ini. "Sepertinya saya akan terus dengan Chelsea sampai 2014. Tahun itulah batasan cakrawala yang saya lihat, dengan bermain pada Piala Dunia 2014 di Brasil. Selanjutnya saya ingin melanjutkan bermain di sana untuk klub seperti Vasco da Gama atau Flamengo."
Atmosfer di Brasil menjadi magnet yang melatarbelakangi rencana tersebut. "Brasil merupakan rumahnya sepakbola. Bermain dalam derby Rio de Janeiro jadi kesempatan yang ingin saya cicipi. Iklim sepakbola di sana sangat menggairahkan," tukas Malouda yang kelahiran Guyana Prancis, salah satu negara tetangga Brasil.(DIM/Daily Mail)
Meski demikian, dan di saat usianya masih tergolong produktif, Malouda sudah menyusun rencana menghabiskan sisa kariernya. Chelsea, katanya, merupakan klub terakhir di belahan Eropa. Selanjutnya, gelandang Timnas Prancis ini menimbang Brasil sebagai pelabuhan pamungkas.
"Saya pastinya ingin menghabiskan karier di Eropa bersama Chelsea," papar pemain berusia 30 tahun ini. "Sepertinya saya akan terus dengan Chelsea sampai 2014. Tahun itulah batasan cakrawala yang saya lihat, dengan bermain pada Piala Dunia 2014 di Brasil. Selanjutnya saya ingin melanjutkan bermain di sana untuk klub seperti Vasco da Gama atau Flamengo."
Atmosfer di Brasil menjadi magnet yang melatarbelakangi rencana tersebut. "Brasil merupakan rumahnya sepakbola. Bermain dalam derby Rio de Janeiro jadi kesempatan yang ingin saya cicipi. Iklim sepakbola di sana sangat menggairahkan," tukas Malouda yang kelahiran Guyana Prancis, salah satu negara tetangga Brasil.(DIM/Daily Mail)