Liputan6.com, Klaten: Bau kotoran ayam kerap mengganggu para peternak ayam. Namun kini, persoalan itu bisa diatasi. Karena para pelajar SMK Pertanian 1 Trucuk, Klaten, Jawa Tengah berhasil membudidayakan ceremende. Binatang sejenis kecoa ini mampu mengeringkan kotoran ayam sehingga tak mengakibatkan bau menyengat.
Membudidayakan ceremende cukup mudah. Beberapa ceremende diambil bersama bongkahan kotoran ayam yang digunakan untuk bersembunyi. Selanjutnya binatang itu ditaruh di bawah kandang ayam.
Dalam waktu sebulan, ceremende langsung bisa berkembangbiak hingga menjadi ribuan bahkan jutaan ekor. Tak perlu ada perawatan khusus untuk hal ini.
Yang lebih menguntungkan, ceremende-ceremende itu akan menyerap kandungan air dalam kotoran ayam. Sehingga kotoran ayam akan selalu kering dan tidak berbau.
Keberhasilan budidaya ceremende di SMK Pertanian Klaten ini, suasana berubah kondusif. Para siswa belajar dengan tenang tanpa terganggu bau kotoran ayam. Kendati jarak antara kandang dan ruang kelas sangat dekat.
Rencananya budidaya ceremende akan disebarkan kepada para peternak ayam di Klaten.(AIS)
Membudidayakan ceremende cukup mudah. Beberapa ceremende diambil bersama bongkahan kotoran ayam yang digunakan untuk bersembunyi. Selanjutnya binatang itu ditaruh di bawah kandang ayam.
Dalam waktu sebulan, ceremende langsung bisa berkembangbiak hingga menjadi ribuan bahkan jutaan ekor. Tak perlu ada perawatan khusus untuk hal ini.
Yang lebih menguntungkan, ceremende-ceremende itu akan menyerap kandungan air dalam kotoran ayam. Sehingga kotoran ayam akan selalu kering dan tidak berbau.
Keberhasilan budidaya ceremende di SMK Pertanian Klaten ini, suasana berubah kondusif. Para siswa belajar dengan tenang tanpa terganggu bau kotoran ayam. Kendati jarak antara kandang dan ruang kelas sangat dekat.
Rencananya budidaya ceremende akan disebarkan kepada para peternak ayam di Klaten.(AIS)