Liputan6.com, Jakarta: Menjalani dua kesibukan sekaligus antara pendidikan dan pekerjaan di dunia hiburan bukalah hal mudah. Hal itu seperti dialami artis dan penyanyi Acha Septriasa, yang melanjutkan kuliah di Malaysia dan tetap bekerja di dunia hiburan di Tanah Air. Mengenai keadaan itu, Acha mengaku sempat kewalahan.
"Aku sadar sih di balik kesenangan itu, ada yang harus aku korbanin. Soalnya, nggak bisa jalan dua-duanya. Tapi aku tetap berusaha mengejar target pada 2012 nanti udah jadi sarjana," kata Acha seperti dikutip tayangan Hot Shot di SCTV, Jumat (17/9).
Mantan kekasih Irwansyah ini menyiasati, agar ia bisa menjalani dua hal tersebut. Pendidikan dan pekerjaan. Untuk itu, Acha punya siasat yakni memanfaatkan kelonggaran cuti kuliah. "Kalau lagi ada kerjaan ya aku cuti. Kalau nggak ada kerjaan, ya sekolah lagi," katanya.
Soal kemampuan akademik, kelahiran 1 September 1989 ini mengaku cukup memuaskan kendati merasa Bahasa Inggrisnya belum lancar. "Kemampuan Bahasa Inggris aja yang sedikit menghambat. Kebetulan aku ambil jurusan Mass Communication (Komunikasi Massa), jadi pengantarnya Bahasa Inggris semua dan aku jadi ekstra kerja keras, gitu," terang Acha.
Meski begitu, Acha tak mau putus asa. Ia terus berlatih Bahasa Inggris demi mendapat hasil terbaik. "Aku terus latihan di depan kaca berulang kali supaya nggak deg-degan setengah mati," katanya.
Lebih jauh soal prestasi yang sudah diukir, Acha mengaku sempat terpilih menjadi yang terbaik saat membuat film bertema bebas. "Aku pernah bikin film Bahasa Inggris. Yang terakhir aku buat film terus dibilang bagus temanya tentang prostitusi. Aku jadi sutradara juga, sehingga itu menguntungkan buat aku. Soalnya pas dengan jurusan yang aku pilih," terang Acha.(BJK/SHA)
"Aku sadar sih di balik kesenangan itu, ada yang harus aku korbanin. Soalnya, nggak bisa jalan dua-duanya. Tapi aku tetap berusaha mengejar target pada 2012 nanti udah jadi sarjana," kata Acha seperti dikutip tayangan Hot Shot di SCTV, Jumat (17/9).
Mantan kekasih Irwansyah ini menyiasati, agar ia bisa menjalani dua hal tersebut. Pendidikan dan pekerjaan. Untuk itu, Acha punya siasat yakni memanfaatkan kelonggaran cuti kuliah. "Kalau lagi ada kerjaan ya aku cuti. Kalau nggak ada kerjaan, ya sekolah lagi," katanya.
Soal kemampuan akademik, kelahiran 1 September 1989 ini mengaku cukup memuaskan kendati merasa Bahasa Inggrisnya belum lancar. "Kemampuan Bahasa Inggris aja yang sedikit menghambat. Kebetulan aku ambil jurusan Mass Communication (Komunikasi Massa), jadi pengantarnya Bahasa Inggris semua dan aku jadi ekstra kerja keras, gitu," terang Acha.
Meski begitu, Acha tak mau putus asa. Ia terus berlatih Bahasa Inggris demi mendapat hasil terbaik. "Aku terus latihan di depan kaca berulang kali supaya nggak deg-degan setengah mati," katanya.
Lebih jauh soal prestasi yang sudah diukir, Acha mengaku sempat terpilih menjadi yang terbaik saat membuat film bertema bebas. "Aku pernah bikin film Bahasa Inggris. Yang terakhir aku buat film terus dibilang bagus temanya tentang prostitusi. Aku jadi sutradara juga, sehingga itu menguntungkan buat aku. Soalnya pas dengan jurusan yang aku pilih," terang Acha.(BJK/SHA)