Liputan6.com, Polewali: Tiga rumah warga di Desa Bonde, Kecamatan Campalagian, Polewali Mandar, Sulawesi Barat, dilalap si jago merah, Ahad (12/9). Ketiga rumah tersebut ditinggalkan pemiliknya untuk merayakan Lebaran, sementara kompor minyak tanah masih menyala. Tidak ada satu pun harta benda yang bisa diselamatkan pemiliknya. Dalam waktu satu jam, api dengan cepat melahap ketiga rumah tersebut.
Empat mobil pemadam kebakaran bahkan tidak dapat berbuat banyak lantaran terlambat tiba di lokasi akibat akses jalan yang jauh. Beberapa rumah warga yang berada di sekitar lokasi kebakaran terpaksa dirusak warga untuk mencegah kobaran api meluas. Seluruh isi rumah bahkan dievakuasi warga ke tempat yang lebih aman.
Penghuni rumah diduga lupa mematikan kompor minyak tanah sebelum meninggalkan rumah untuk bersilaturahmi ke rumah sanak keluarganya di luar kota. Kini, warga korban kebakaran hanya bisa mengais sisa kebakaran di atas puing-puing bangunan, untuk mencari barang berharga yang masih bisa digunakan.
Pemilik rumah yang sedang pergi keluar kota, hingga kini belum mengetahui peristiwa tersebut. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu, namun kerugian materi diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah. Pihak kepolisian setempat masih menyelidiki penyebab pasti terjadinya kebakaran, termasuk meminta keterangan dari saksi.(IDS/ANS)
Empat mobil pemadam kebakaran bahkan tidak dapat berbuat banyak lantaran terlambat tiba di lokasi akibat akses jalan yang jauh. Beberapa rumah warga yang berada di sekitar lokasi kebakaran terpaksa dirusak warga untuk mencegah kobaran api meluas. Seluruh isi rumah bahkan dievakuasi warga ke tempat yang lebih aman.
Penghuni rumah diduga lupa mematikan kompor minyak tanah sebelum meninggalkan rumah untuk bersilaturahmi ke rumah sanak keluarganya di luar kota. Kini, warga korban kebakaran hanya bisa mengais sisa kebakaran di atas puing-puing bangunan, untuk mencari barang berharga yang masih bisa digunakan.
Pemilik rumah yang sedang pergi keluar kota, hingga kini belum mengetahui peristiwa tersebut. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu, namun kerugian materi diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah. Pihak kepolisian setempat masih menyelidiki penyebab pasti terjadinya kebakaran, termasuk meminta keterangan dari saksi.(IDS/ANS)