Virus Mematikan Tewaskan 200 Orang

Virus mematikan telah menyebar di India, 200 nyawa melayang. sekitar 400 orang lainnya dirawat di Rumah Sakit Uttar Pradesh untuk menetralisir virus mematikan tersebut.

oleh Liputan6Diterbitkan 09 September 2010, 17:29 WIB
Liputan6.com, New Delhi: Sebuah wabah virus mematikan yang menyerang otak menewaskan sedikitnya 230 orang. Mayoritas korbannya adalah anak-anak. Sementara itu, sekitar 400 orang lainnya dirawat di rumah sakit di negara bagian Uttar Pradesh. Daerah ini merupakan salah satu negara bagian India yang paling terbelakang dalam fasilitas kesehatan dan air minum yang bersih.

Sedikitnya 10 kabupaten yang terkena virus ini, penyebaran paling parah terjadi di distrik Gorakhpur. Ini adalah masalah yang kompleks. Laporan awal menunjukkan bahwa sejumlah besar korban berasal dari desa-desa miskin yang terserang Ensefalitis Jepang (JE).

Semua virus yang masuk dalam kelompok ini berbentuk zoonotic yaitu virus yang ditularkan oleh hewan-hewan rendah ke manusia dalam suatu kondisi yang bersifat alami dan dipelihara dalam suatu siklus hidup yang melibatkan vertabrata sebagai inang utama kecuali manusia. Vektor utama artropoda yang menularkan virus ini ke manusia adalah nyamuk.

Dr KP Kushwaha, Kepala Departemen pediatri di BRD (Baba Raghav Das) Fakultas Kedokteran, manyatakan, "Dua penyebab utama adalah Ensefalitis Jepang. Kemudian diperparah dengan enterovirus, virus polio dan Coxsackie yang mempengaruhi seluruh tubuh, terutama otak. Kami harus memberikan obat dengan dosis yang cukup tinggi untuk mengobati organ yang terkena dampak berbeda."

Seperti dilansir dari sebuah koran lokal, tahun lalu sekitar 556 orang dilaporkan tewas di Uttar Pradesh. Namun, pada 2005 silam dinyatakan sebagai tahun yang paling tragis bagi penduduk desa saat wabah itu menewaskan 1.200 anak-anak di Gorakhpur. (Bernama/AYB)

POPULER

    Berita Terkini Selengkapnya