Untuk Sempurnakan Program, Ahok - Djarot Butuh Satu Periode Lagi

Ahok meminta para pendukungnya untuk intensif turun dan menjelaskan kepada warga mengenai program yang akan serta telah dikerjakannya

oleh Liputan6Diterbitkan 10 April 2017, 18:24 WIB
Ingin Menyempurnakan Realisasi Program, Ahok Mengaku Butuh Satu Periode Tambahan

Liputan6.com, Jakarta Hasil survei Peneliti lembaga Media Survei Nasional (Median) mendapati kinerja cagub cawagub pertahana Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan Djarot Saiful Hidayat dinilai cukup memuaskan.

Rico Marbun dari Peneliti lembaga Media Survei Nasional (Median) menjelaskan, 53,6 persen responden menganggap pasangan Basuki-Djarot sebagai sosok yang mampu memimpin Jakarta ke depan. Sedangkan yang memilih pasangan Anies-Sandi hanya 32,5 persen.

Selain itu, tingkat kepuasan publik terhadap kinerja Basuki-Djarot juga terbilang tinggi, dengan 56,3 persen responden yang menyatakan puas. Sedangkan 30 persen responden lainnya mengaku tidak puas. Responden dalam survei ini sejumlah 800 warga DKI Jakarta yang mempunyai hak pilih.

Survei dilakukan pada rentang waktu dari tanggal 21 sampai 27 Februari 2017, dengan margin of error sebesar plus minus 3,4 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen.

“Pengalaman kami dibanyak pilkada tempat lain, kalau incumbent tingkat kepuasan di atas 50 persen, bahkan sudah menyentuh 60 persen, itu akan mudah terpilih kembali. Ini agak lain, berbeda dengan kondisi di Jakarta,” ucap Rico.

Sementara itu, Ahok meminta para pendukungnya untuk intensif turun dan menjelaskan kepada warga mengenai program yang akan serta telah dikerjakannya selama menjadi Gubernur DKI Jakarta. Ahok mengatakan dirinya bersama calon wakil gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat membutuhkan satu periode tambahan untuk menyempurnakan realisasi program Pemprov DKI Jakarta.

“Terimakasih atas dukungannya. Karena kami membutuhkan satu periode tambahan," kata Ahok, saat memberi pengarahan dalam acara "Bimbingan Teknis Petugas dan Pembina Basis TPS Se-Jakarta Timur”, di GOR Otista, Jakarta Timur.

Menurut Ahok, yang terpenting bagi dirinya bukanlah kemenangan. Melainkan memberi banyak hal yang bermanfaat bagi warga Jakarta. Dengan demikian, Ahok meminta pendukungnya untuk turut meyakinkan warga mengenai realisasi program Pemprov DKI Jakarta.

“Bukan stiker, bukan baju yang penting, juga bukan menang kalah. Ini soal kesejahteraan kita, bermanfaat enggak buat Bapak Ibu? Kalau enggak bermanfaat, ya jangan pilih,” kata Ahok.

Selain itu, Ahok berharap hubungannya dengan para relawan pendukungnya tidak berhenti saat pilkada usai. Jika Ahok kembali terpilih menjadi Gubernur DKI, dia meminta pendukungnya untuk terus menjadi pengawas jalannya program Pemprov DKI Jakarta.

“Jangan hanya sampai selesai pemilihan, kita ramai-ramai. Kalau diizinkan kembali memimpin (Jakarta), kita kerja bersama-sama bangun Jakarta,” kata Ahok. 

Perlu diketahui, pada Pilgub DKI Jakarta 2017 ini, pasangan Ahok-Djarot diusung oleh empat partai politik. Yakni Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P), Partai Nasdem, Partai Hanura, dan Partai Golkar. Mereka akan bersaing dengan pasangan calon gubernur-wakil gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan-Sandiaga Uno pada putaran kedua Pilkada DKI Jakarta, setelah sebelumnya pada putaran pertama dari data Real Count KPU, pasangan Ahok-Djarot berhasil unggul 42,96% suara.

(*)

POPULER

    Berita Terkini Selengkapnya