6 Dongeng Mengerikan yang Cocok Jadi Film Horor

Beberapa dongeng ini memiliki cerita mengerikan, cocok dijadikan film horor. Apa sajakah itu?

oleh Desika PemitaDiterbitkan 17 Maret 2017, 00:00 WIB
Beberapa dongeng ini memiliki cerita mengerikan, cocok dijadikan film horor. Apa sajakah itu?

Liputan6.com, Jakarta Dongeng dikenal sebagai cerita tradisional atau cerita yang disampaikan secara turun-temurun dari nenek moyang. Cerita dalam dongeng dipercaya merupakan kejadian nyata yang terjadi di masa lalu.

Meski kebenarannya belum diketahui. Dongeng biasanya tetap hidup dalam seuatu masyarakat. Banyak orang yang berpikiran, biasanya dongeng merupakan cerita yang berakhir indah.

Atau setidaknya dongen memiliki jalan cerita yang membuai pembaca. Tak banyak yang mengetahui dongeng juga memiliki banyak genre, termasuk dongeng dengan cerita mengerikan.

Bedanya, dongen dengan cerita itu tak bisa dinikmati semua umur atau anak-anak, jarang diketahui oleh umum. Salah satunya, dongeng mengenai boneka Chucky yang sadis.

Akibat terlalu mengerikan, beberapa dongeng dari negara-negara dunia ini lebih cocok menjadi film foror. Apa sajakah itu?


The Fox Sister

Gumiho atau siluman rubah, merupakan dongeng--beberapa orang menyebutnya legenda--dari Korea Selatan. Dikisahkan, siluman rubah ini kerap kali memperdaya manusia dengan tipu muslihatnya, diwartakan researchonline.

Salah satu cerita berjudul, Saudara Rubah, mengenai seorang anak perempuan berusia enam tahun yang tersesat di hutan. Lalu, ayahnya berhasil menemukan putrinya. Setelah dibawa pulang, bebarapa kejanggalan terjadi.

Sapi milik keluarganya mati. Akhirnya, ayahnya menyuruh anak laki-laki mengawasi pencuri atau pelakunya. Sang kakak terkejut saat menyaksikan adik perempuannya ternyata yang membunuh sapi hanya untuk mengambil hatinya.

Gumiho atau siluman rebah, dongen dari Korea Selatan (Pinterest)

Sang ayah tak percaya dengan cerita anak laki-lakinya. Mereka kemudian meminta bantuan dari bikus, memberikan peringatan mengenai kejahatan anak perempuannya. Setelah kembali ke rumah, mereka terkejut melihat semua hewan telah mati.

Adik perempuannya menyerang sang kakak untuk mengambil hatinya. Akhirnya terungkap, adik perempuannya ternyata adalah silmuan rubah yang menyamar. Saat hilang di htan, adik kecilnya yang sesungguhnya tak bisa selamat.

Siluman rubah itu mengatakan, harus memakan hati manusia untuk bisa kembali seperti sedia kala. Berusaha menyelamatkan diri, sang kakak bertarung sengit hingga berhasil membakar siluman rubah tersebut.

 


Dhon Cholecha

Dhon Cholecha, cerita rakyat dari Nepal. Kisahnya hampir sama dengan Cinderella, namun tanpa sepatu kaca dan pangeran. Seorang gadis bernama Maincha memiliki ibu dan dua kakak tiri yang kejam, memperlakukannya dengan sangat buruk.

Lanjut Baca:

Maincha harus bekerja mengurus mereka, juga merawat seekor domba. Ternyata domba tersebut memiliki kekuatan ajaib, memberi makan Maincha. Suatu hari, kakak tiri melihat domba tersebut memberi makanan kepada Maincha. Akhirnya, diadukan kepada ibu tirinya. Dengan sangat kesal, ibu tiri menyembelih domba tersebut. Maincha yang merasa kesepian dan sangat sedih mendadak mendapatkan mimpi, memberitahu untuk mengubur tulang belulang domba tersebut. Tak disangka, dari tulang tersebut tumbuh untuk memenuhi kebutuhan Maincha. Tak lama, sepasang orang tua datang dan menawarkan Maincha untuk tinggal bersama di rumah yang nyaman, serta berisi perhiasaan mewahDemi melarikan diri dari ibu dan kakak tidirnya, Maincha memilih tinggal bersama orang tua tersebut. Sayangnya, mereka adalah siluman yang ingin memakan Maincha. Maincha mendapatkan pertolongan dari tikus yang memberitahu jalan keluar. Bahkan, tikus itu juga menyebutkan trik agar Maincha bisa membawa sebagian permata. Akhirnya Maincha berhasil keluar dengan selamat. Melihat Maincha pulang membawa permata, ibu dan kakak tirinya yang serakah bertanya darimana dia mendapatkan semua barang tersebut. Setelah diberitahu, dengan tergesa-gesa, mereka datang ke rumah pasangan siluman. Sayangnya, mereka mati di tangan siluman tersebut karena tak mau mendengar tikus.  

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya