Mendagri: Tidak Ada Laporan Serangan Fajar di Pilkada Serentak

Usai mencoblos Pilkada DKI, Tjahjo akan langsung menuju kantor untuk memantau pelaksanaan Pilkada serentak di Indonesia.

oleh Ilyas Istianur PradityaDiterbitkan 15 Februari 2017, 10:30 WIB
Mendagri Tjahjo Kumolo

Liputan6.com, Jakarta - Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo telah menggunakan hak pilihnya dalam pelaksanaan Pilkada DKI 2017. Dia mencoblos di TPS 01 yang berada di kompleks Widya Chandra, Jakarta.

Usai memilih, Tjahjo memaparkan, sampai pagi hari ini suasana Pilkada serentak serentak di 101 daerah di Indonesia berlangsung masih kondusif.

"Terakhir hasil pantauan, 02.30 WIB dari monitor tim kami di Kemendagri, melalui tim kami yang sudah terjunkan di‎ 101 daerah, pada prinsipnya semua tidak ada masalah," kata Tjahjo di Widya Chandra, Jakarta, Rabu (15/2/2017).

Bahkan hingga pagi hari ini, tidak ada laporan bahwa ada politik uang yang dilakukan pada pagi hari. "Serangan fajar tadi pagi, kami buka group WA, itu tidak ada," tegas dia.

Meski demikian diakuinya beberapa hari lalu ada beberapa daerah yang paslonnya diduga melakukan politik uang. Untuk itu Tjahjo meminta kepada yang berwenang untuk memproses secara hukum.

Tjahjo menilai undang-undang sangat ketat. Hal itu dilihat dari sanksi yang diberikan jika terbukti melakukan politik uang, tidak hanya pemberi uang melainkan penerima uang juga akan diproses hukum.

Ia datang ke TPS bersama istrinya dengan menggunakan mobil pribadi. Usai menggunakan hak pilihnya, Tjahjo mengaku akan langsung menuju kantor untuk melakukan pemantauan pelaksanaan Pilkada serentak di seluruh wilayah Indonesia.

POPULER

    Berita Terkini Selengkapnya