Liputan6.com, Bandung - Persib Bandung ikut kembali di Piala Presiden setelah keluar sebagai juara di Piala Presiden 2016. Maung Bandung tergabung di Grup C bersama dengan PSM Makassar, Persiba Balikpapan, dan Persela Lamongan.
Di grup ini, Persib bertindak sebagai tuan rumah menyusul pemilihan Stadion Si Jalak Harupat sebagai tempat bertanding Grup C. Dari dua laga sejauh ini, Persib memetik poin 6 alias sempurna.
Advertisement
Persib menang tipis 1-0 atas PSM Makassar, Senin (6/2/2017). Vladimir Vujovic menjadi pahlawan kemenangan Persib lewat gol tunggalnya.
Vujovic dan kawan-kawan lalu menang lagi di pertandingan kedua, Minggu (12/2/2017). Kali ini, korban terkaman Maung Bandung adalah Persiba Balikpapan.
Sempat tertinggal lebih dulu lewat gol Marlon da Silva, Persib membalas lewat dua gol Serginho van Dijk dan satu gol Febri Haryadi. Persib menang 3-1.
Performa Persib di dua pertandingan awal menegaskan kalau mereka adalah salah satu kandidat juara Piala Presiden 2017. Setidaknya ada tiga modal yang membuat Persib bisa menjadi juara Piala Presiden 2017.
Apa saja modal tersebut?
1. Febri Haryadi
Febri Haryadi mencuat sebagai pemain muda yang bersinar bagi Persib di Piala Presiden 2017. Aksinya di pertandingan melawan Persiba Balikpapan mencuri perhatian publik.
Beroperasi sebagai pemain sayap, Febri merepotkan lini belakang Persiba dengan gocekan dan giringan bolanya. Punya kelincahan, pemain kelahiran 19 Februari 1996 ini memang sering menggiring bola menusuk lini pertahanan lawan.
Dari statistik saat Indonesia Soccer Championship (ISC) lalu, Febri mencatatkan dribel sukses sebanyak 61 persen. Ia juga tercatat 29 kali dilanggar lawan. Statistik itu membuktikan kalau lawan butuh usaha ekstra untuk menghentikan Febri.
Sejak main di ISC hingga kini, Febri total telah membuat empat gol dan dua assist bagi Persib Bandung. Febri memang belum berstatus pemain bintang, tapi dengan kemampuannya di sisi sayap, Febri jelas jadi salah satu modal mumpuni Persib di Piala Presiden 2017.
2. Komposisi dan Kedalaman Skuat
Tak banyak perubahan terjadi di skuat Persib di Piala Presiden 2017. Komando taktik masih dipegang oleh Djadjang Nurdjaman, pelatih yang mengantar Persib juara Liga Indonesia 2014 dan Piala Presiden 2015.