Liputan6.com, Jakarta - Tampil rapi dengan jas dan dasi, ternyata bukan jaminan bahwa seseorang tidak akan mendapat ‘musibah’ dengan fashion yang dikenakannya itu.
Advertisement
Tidak jarang, di balik kegagahan seseorang dengan setelan jas dan celana yang serasi, entah disadari atau tidak, membawa ‘petaka’ tersendiri bagi yang mengenakannya.
Akibat terlalu bersemangat dalam mengekspresikan emosinya, beberapa manajer klub di dunia tercatat pernah mendapat malu di pinggir lapangan. Bukan lantaran diusir oleh wasit, yang menjadi pemicu mereka harus menanggung malu.
Namun lebih dari itu, mereka terpaksa harus tetap berada di pinggir lapang dengan bagian celana yang mengalami robek. Dilansir The Sun, setidaknya ada lima pelatih top yang sempat mengalami nasib ‘sial’ itu.
Berikut rinciannya:
Pep Guardiola
Mendampingi anak asuhnya menghadapi Porto pada Liga Champions 2016 lalu, Pep Guardiola yang saat itu masih membesut Bayern Muenchen mendapat ‘petaka’ di pinggir lapangan. Dalam laga yang berakhir 6-1 untuk keunggulan Munchen itu, terlihat celana bagian kiri Pep robek.
Alhasil, paha sang manajer sempat terlihat jelas tertangkap kamera. Pep sendiri dipercaya menangani tim raksasa Liga Jerman itu dalam kurun waktu tiga musim dari 2013-2016.
David Moyes
Hengkang dari Manchester United pada musim 2013, David Moyes kemudian melanjutkan karier kepelatihannya bersama klub yang bermain di Liga Spanyol, Real Sociedad.
Entah karena dihinggapi grogi atau ada faktor lainnya, celana manajer kelahiran Skotlandia 1966 itu tertangkap kamera dengan kondisi robek saat menjaani debutnya sebagai juru taktik Real Sociedad.
Beruntung, posisi celana yang robek itu, terdapat di bagian dalam paha kanannya. Sehingga, jika dengan kasat mata, tidak mudah untuk melihat ‘musibah’ pria yang dipercaya menukangi Real Sociedad sejak 2014-2015 tersebut.
Jose Mourinho
Di akhir kebersamaannya bersama Inter Milan, Jose Mourinho sukses mengantarkan timnya juara Liga Champions pada musim 2010 silam.
Namun, di tengah kebahagiannya membawa La Beneamata juara, Mourinho sepertinya tidak sadar ketika posisi jongkoknya menyebabkan celananya robek.
Celakanya, robekan itu terjadi tepat di bagian pantatnya. Manajer yang saat ini menukangi Manchester United itu bertahan bersama Inter dalam kurun wkatu 2008–2010.