Liputan6.com, Jakarta - Meski belakangan klub-klub sepak bola lebih memprioritaskan regenerasi pemain, tapi nyatanya beberapa striker gaek masih jadi pilihan utama. Ada lima penyerang tajam yang masih saja menggila meski usianya menginjak kepala tiga,
Banyak yang menyebut, usia striker di atas 30 tahun berarti sudah habis. Siapa bilang? Dalam usianya yang tak lagi muda, beberapa striker ini masih sanggup menunjukkan kelas mereka di lapangan hijau.
Advertisement
Performa mereka di atas usia kepala tiga bahkan tak kalah dengan pemain-pemain yang lebih junior. Mereka nyatanya masih sanggup menjadi yang tertajam.
Bahkan, masih berada di deretan klub terbaik di dunia. Para pemain ini, membuktikan kalau usia hanyalah sebuah angka saja.
Lantas, siapa saja striker tertajam yang sudah berusia di atas 30 tahun? Berikut penelusuran Liputan6.com.
Carlos Tevez (32 tahun)
Tevez masuk ke dalam striker yang dengan istilah tua-tua keladi. Dia bahkan sukses mendapat gaji tertinggi di dunia setelah bergabung ke Shanghai Shenhua.
Musim lalu, saat bergabung ke klub masa kecilnya, Boca Juniors, Tevez masih membuktikan ketajamannya. Buktinya, dia berhasil mencetak 14 gol dalam 34 laga di Argentina.
Kini, petualangan baru siap menanti striker kelahiran Buenos Aires itu. Bersama Shanghai Shenhua, Tevez bakal buktikan kalau usia hanya sebuah angka.
Olivier Giroud (30 tahun)
Giroud juga masih membuktikan kapasitasnya di atas lapangan. Bersama Arsenal, dia menjadi kartu As Arsene Wenger dengan mencetak gol-gol penting ketika diturunkan.
Bahkan, Giroud sempat menciptakan gol spektakuler musim ini. Dia mencetak gol kalajengking saat melawan Cristal Palace, awal Januari lalu.
Sepanjang musim ini, Giroud sudah mencetak 10 gol dari 22 pertandingan.
Aritz Aduriz (35 tahun)
Siapa sangka ternyata Aduriz sudah berusia 35 tahun. Ya, dia membuktikan masih sanggup menjadi juru gedor tim La Liga Athletic Bilbao.
Ketika striker lain memilih hijrah ke MLS atau Tiongkok di penghujung karier, Aduriz tetap ingin membela Bilbao, klub yang membesarkan namanya.