Alat cetak untuk pembuatan Piala Oscar yang digunakan di tempat produksi Polich Tallix Fine Art Foundry, New York, AS (13/1). Dalam pembuatan piala tersebut mereka mencontoh Piala Oscar pada penghargaan tahun 1929. (AFP/Don Emmert)
Sebuah alat cetak dengan lilin Piala Oscar yang digunakan di tempat produksi Polich Tallix Fine Art Foundry, New York, AS (13/1). Desain Piala Oscar saat itu dibuat Cedric Gibbons, pimpinan departemen artistisk studio Metro-Goldwyn-Mayer. (AFP/Don Emmert)
Daniel Plonski menujukan lilin Piala Oscar di tempat produksi Polich Tallix Fine Art Foundry, New York, AS (13/1). Dan pembuatan piala pada penghargaan 1929 dibuat oleh pematung yang bernama George Stanley. (AFP/Don Emmert)
Seorang pekerja yang bernama Leo Sotelo menyelesaikan pembuatan Piala Oscar di tempat produksi Polich Tallix Fine Art Foundry, New York, AS (13/1). Piala tersebut menggambarkan seorang kesatria dengan 5 jari-jari. (AFP/Don Emmert)
Leo Sotelo memoles Piala Oscar di tempat produksi Polich Tallix Fine Art Foundry, New York, AS (13/1). Kelima jari-jari tersebut melambangkan aktor, sutradara, produser, teknisi, dan penulis yang semua itu terkait dalam produksi film. (AFP/Don Emmert)
Seorang spesialis pembuat Piala Oscar, Paul Pisoni menunjukan Piala Oscar yang sedang dibuatnya di tempat produksi Polich Tallix Fine Art Foundry, New York, AS (13/1). Piala Oscar tersebut terbuat dari perunggu dan disepuh emas 24 karat. (AFP/Don Emmert)
Piala Oscar yang dilapisi emas 24 karat (tengah) yang dalam tahap penyelesaian di tempat produksi Polich Tallix Fine Art Foundry, New York, AS (13/1). (AFP/Don Emmert)