SKJ, dari Sampah Menjadi Seleb

Sineas Tanah Air kembali berkarya. Kali ini, film bertajuk SKJ (Seleb Kota Jogja) siap meramaikan bioskop-bioskop dengan sejumlah makna di dalamnya.

oleh Liputan6Diterbitkan 27 April 2010, 11:38 WIB
Liputan6.com, Jakarta: Satu lagi tontonan menarik karya anak bangsa muncul meramaikan kancah perfilman Tanah Air. Film bertajuk SKJ (Seleb Kota Jogja) ini, patut ditonton. Pasalnya, selain bertabur bintang, SKJ juga menyisipkan makna positif dibalik kekonyolan para pemainnya. Para lakon SKJ di antaranya aktris cantik Cinta Laura Kiehl, Nindy, Butet Kartaredjasa, Jaja Miharja, Andy /rif, dan trio personel grup musik SKJ'94: Juan Rangga, Bagus, Tama.

Berlatar di Yogyakarta, film garapan sutradara Lakonde tersebut menceritakan tentang kesamaan nasib Dobleh (Juan Rangga), Tama, dan Bagus, yang mempunyai obsesi menjadi musisi yang dapat dipandang banyak orang--yang hidup benar-benar untuk musik. Mereka pun berpikir untuk berubah dari Sampah Kota Jogja menjadi Seleb Kota Jogja.

Dobleh, Tama, dan Bagus, terhalang dalam menggapai cita-cita mereka. Mereka kerap diejek oleh Banger, sebuah band kampus yang menjadi idola para wanita. Jika sedang asyik latihan nge-band di kampus, Langit yang menjadi pemimpin Banger selalu mengusir mereka. "Main musik tuh engga pantes buat ndeso kaya kalian," kata Langit yang diperankan oleh aktor muda Fandi Christian.

Dobleh dan kedua sahabatnya pun tak dapat berbuat banyak. Tak ada yang mendukung mereka. Termasuk Gadis, Geschell, dan Gendis, tiga dara cantik yang kerap menemani sekaligus mendukung Banger saat mereka beraksi di atas panggung. Gadis yang diperankan oleh Cinta Laura adalah sosok wanita idaman kampus yang cantik dan populer. Sementara Geschell--Nindy--adalah pemilik distro yang siap menyediakan kostum manggung untuk Banger. Gendis (Karmela) yang kalem, wataknya tak jauh dari Gadis.

Suatu hari, Langit benar-benar jengkel dengan tingkah Dobleh, Tama, dan Bagus. Langit yang super tajir itu pun menantang ketiga trio ndeso untuk mengikuti perlombaan band di Jakarta. Tiga sekawan dengan emosi langsung mengangguk dan menerima tantangan tersebut. Mereka kemudian mulai berlatih musik serius di studio milik Mas Mardjuki yang diperankan Andi /rif. Dari sini, karakteristik bermusik dan SKJ akhirnya lahir.

Tak disangka, Mas Mardjuki sering mengintip SKJ latihan dan senang dengan keseriusan trio ndeso dalam berlatih musik. Dengan penuh kesabaran SKJ terus berlatih. Balasannya? Mas Mardjuki memberi formulir gratis agar SKJ mengikuti festival musik indie, termasuk bekal tiketnya ke Jakarta. Apakah para personel SKJ berhasil meraih mimpinya? Simak video trailer SKJ dalam berita ini.(ASW)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya