Liputan6.com, Jakarta Jorge Lorenzo tidak membutuhkan waktu lama untuk menemukan pelatih baru menyusul kepergian Marc Rovira ke tim KTM bersama Pol Espargaro. Dari laporan terbaru menyebut jika juara dunia tiga kali itu akan berkolaborasi dengan pembalap sepeda profesional, Ivan Lopez Alarcon.
Advertisement
Rumor ini semakin kencang setelah Tuttomotoriweb, memberitakan mengenai hal tersebut. Bahkan mereka menulis jika keduanya (Lorenzo dan Alarcon) sudah saling berlatih selama liburan musim dingin.
Alarcon sendiri diketahui merupakan pesepeda profesional berasal dari Barcelona yang memiliki ketahanan luar biasa. Karena dia mampu menempuh jarak 800 km dalam 24 jam saja. Itu adalah rekor yang pernah dia cetak pada 2013 lalu.
Penunjukan Alarcon sebagai pelatih baru Lorenzo dinilai sangat tepat. Itu lantaran Lorenzo memang membutuhkan persiapan fisik yang optimal untuk menaklukkan motor Ducati. Apalagi jika mengacu dari pernyataan Michael Pirro yang berkata bahwa tanpa menambahan fitur sayap akan sangat menuntut fisik pembalap.
"Sulit untuk membuat perbandingan, karena saat Anda membawanya ada set up motor berbeda. Kami sudah bekerja pada pengembangan selama satu tahun setengah. Tanpa sayap, Ducati lebih menuntut fisik, karena perubahan set-up tidak membuat perbedaan besar," kata Pirro.
"Ini meruapakan pekerjaan rumah yang harus diselesaikan. Pada tanggal 24 Januari kami akan berada di Sepang untuk mengevaluasi kemajuan yang dicapai selama musim dingin,"ujarnya.
(David Permana)