Pohon natal menutupi bagian luar bangunan bar The Churchill Arms di London, Inggris, 20 Desember 2016. Dalam rangka menyambut Natal, lebih dari 80 pohon natal dan hampir 22.000 lampu berkelap-kelip tampak menghiasi bar tersebut. (REUTERS/Neil Hall)
Pejalan kaki mengambil gambar dari bangunan bar The Churchill Arms yang ditutupi pohon natal dan lampu warna-warni di London, Inggris, 20 Desember 2016. Churchill Arms memang dikenal berkat dekorasi Natalnya yang sangat meriah. (REUTERS/Neil Hall)
Seorang pelanggan menikmati dekorasi natal di bar The Churchill Arms di London, Inggris, 20 Desember 2016. Menyambut Natal, bagian luar bangunan bar tersebut ditutupi lebih dari 80 pohon natal dan hampir 22.000 lampu berkelap-kelip. (REUTERS/Neil Hall)
Pemilik Churchill Arms, Gerry O'Brien berpose di depan barnya di London, Inggris, 20 Desember 2016. Sejak mengambil alih pada 1984, Gerry selalu menghias barnya dengan sejumlah pohon Natal yang jumlah akan terus bertambah setiap tahun. (REUTERS/Neil Hall)
Pelanggan berbincang di bar The Churchill Arms dengan dekorasi Natal, London, Inggris, 20 Desember 2016. Menyambut Natal, bagian luar bangunan bar tersebut ditutupi lebih dari 80 pohon natal dan hampir 22.000 lampu berkelap-kelip. (REUTERS/Neil Hall)
Pohon natal dan lampu warna-warni menutupi bangunan bar Churchill Arms di London, Inggris, 20 Desember 2016. Dalam rangka menyambut Natal, lebih dari 80 pohon natal dan hampir 22.000 lampu berkelap-kelip tampak menghiasi bar tersebut. (REUTERS/Neil Hall)
Detail dekorasi natal yang menutupi bangunan bar The Churchill Arms di London, Inggris, 20 Desember 2016. Dalam rangka menyambut Natal, lebih dari 80 pohon natal dan hampir 22.000 lampu berkelap-kelip tampak menghiasi bar tersebut. (REUTERS/Neil Hall)
Pejalan kaki melintas di depan bangunan bar The Churchill Arms di London, Inggris, 20 Desember 2016. Pemilik bar tersebut menghabiskan dana sebesar Rp502 juta untuk hiasan pohon natal dan Rp419 juta untuk karangan bunga. (REUTERS/Neil Hall)