Liputan6.com, Jakarta Wajah ganteng Ali Syakieb kini menemani hari-hari pecinta sinetron lewat akting teranyarnya di sinetron SCTV, Istri Untuk Papaku. Sinetron ini sudah tayang sejak 3 Oktober 2016 lalu, setiap hari pukul 16.30 WIB.
Advertisement
Istri Untuk Papaku adalah sinetron ke-13 bagi aktor kelahiran Bogor, 6 Juni 1987 ini sejak debut akting pada tahun 2008 silam. Meski namanya selalu tak bisa lepas dari sang kakak yang telah lebih dulu bersinar di jagat sinetron, Nabila Syakieb, Ali Syakieb tak lantas kehilangan pesonanya.
Beragam peran pun telah ia mainkan sepanjang delapan tahun terakhir. Tak hanya di sinetron, Ali juga pernah dua kali berakting di film layar lebar. Dari peran seorang rocker hingga duda, kami mencatat lima peran unik yang pernah diperankan Ali Syakieb di sinetron dan film. Apa saja? Yuk, simak disini.
Sadat di Serigala Terakhir (2009)
Ali Syakieb memerankan tokoh Sadat, salah satu teman Ale (diperankan Fathir Muchtar), pentolan geng pada satu kampung kumuh di film Serigala Terakhir. Sadat, diceritakan sebagai berandal yang setia pada kelompoknya.
Meskipun tukang bikin onar, tetapi ia sangat kocak dan penggembira. Karakter Sadat paling easy going, walau terkadang terlihat lugu dan bodoh sehingga Sadat pun selalu menjadi bulan-bulanan sahabat-sahabatnya.
Film karya sutradara Upi ini kerap ditayangkan SCTV, bahkan hingga puluhan kali di slot malam, tepatnya selalu tayang di atas pukul 11 malam karena sarat dengan aksi kekerasan dan banyaknya adegan perkelahian antar kelompok preman yang disajikan.
Wahyu Shubuh di Pesantren & Rock n' Roll (2011)
Meski debut akting Ali di sinetron Alisa (2008), namun tak banyak penggemar yang langsung menyukainya. Ali mulai mencuri perhatian justru tiga tahun kemudian, saat tampil sebagai Wahyu Shubuh, si rocker urakan di Pesantren & Rock n' Roll (PRR).
Ini sinetron perdana di mana Ali menggengam peran utamanya. Saat tayang, sinetron ini jadi primadona di SCTV. Ali pun menggapai popularitasnya sebagai bintang sinetron yang layak diperhitungkan bersama nama-nama macam Dimas Anggara atau Rio Dewanto.