Liputan6.com, Bandung: Bencana banjir masih terjadi di beberapa kawasan di Tanah Air. Di Baleendah, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, hingga Selasa (2/2) pagi ketinggian air masih berkisar antara satu hingga dua meter. Terlebih kemarin hujan deras kembali mengguyur Bandung, sehingga Sungai Citarum meluap.
Hingga siang ini ratusan warga masih berada di tempat pengungsian. Namun, tidak semua warga mengungsi, karena ada yang memilih bertahan lantaran rumahnya memiliki dua lantai. Untuk meringankan beban para pengungsi, bantuan berupa makanan dan obat-obatan sudah mulai berdatanagan, baik dari dermawan maupun pemerintah setempat.
Sedangkan di Bima, Nusa Tenggara Barat, ratusan hektare sawah rusak dan terancam gagal panen. Pasalnya, hujan yang tak henti mengguyur dalam dua hari terakhir menyebabkan jebolnya tanggul yang mengairi sawah. Warga berharap pemerintah segera memperbaiki tanggul tersebut karena bertani menjadi satu-satunya mata pencarian mereka.
Sementara di Kudus, Jawa Tengah, besarnya debit air Sungai Logung membuat tanggul penahan di Desa Sadang, Kecamatan Jekulo, jebol di dua titik. Akibatnya, banjir lumpur pun tak terhindarkan dan menerjang puluhan rumah warga.
Selain itu, jalan desa juga terendam lumpur setebal 50 sentimeter. Warga dan perangkat desa setempat dibantu petugas dari Kesbangpolinmas Kudus kini mulai membersihkan rendaman lumpur dan berusaha memperbaiki tanggul yang jebol.(ADO)
Hingga siang ini ratusan warga masih berada di tempat pengungsian. Namun, tidak semua warga mengungsi, karena ada yang memilih bertahan lantaran rumahnya memiliki dua lantai. Untuk meringankan beban para pengungsi, bantuan berupa makanan dan obat-obatan sudah mulai berdatanagan, baik dari dermawan maupun pemerintah setempat.
Sedangkan di Bima, Nusa Tenggara Barat, ratusan hektare sawah rusak dan terancam gagal panen. Pasalnya, hujan yang tak henti mengguyur dalam dua hari terakhir menyebabkan jebolnya tanggul yang mengairi sawah. Warga berharap pemerintah segera memperbaiki tanggul tersebut karena bertani menjadi satu-satunya mata pencarian mereka.
Sementara di Kudus, Jawa Tengah, besarnya debit air Sungai Logung membuat tanggul penahan di Desa Sadang, Kecamatan Jekulo, jebol di dua titik. Akibatnya, banjir lumpur pun tak terhindarkan dan menerjang puluhan rumah warga.
Selain itu, jalan desa juga terendam lumpur setebal 50 sentimeter. Warga dan perangkat desa setempat dibantu petugas dari Kesbangpolinmas Kudus kini mulai membersihkan rendaman lumpur dan berusaha memperbaiki tanggul yang jebol.(ADO)