Liputan6.com, Tiongkok - Perusahaan riset dan analisis IDC baru saja merilis laporan terbaru mengenai pasar smartphone di Tiongkok untuk kuartal kedua 2016.Dalam laporan itu, sebagaimana dikutip dari Tech Crunch, Kamis (18/8/2016), selama kuartal tersebut pengapalan smartphone Xiaomi mengalami penurunan signifikan dari 17,1 juta unit pada kuartal yang sama pada tahun sebelumnya, menjadi 10,5 juta unit. Penurunan senilai 38 persen itu membuat Xiaomi terjun bebas ke posisi keempat. Rival senegaranya, Huawei, mengambil alih posisi teratas yang mengapalkan 19,1 juta unit. Dengan angka tersebut, Huawei meraup 17,2 persen pangsa pasar besar di Tiongkok.Di tempat kedua, Huawei dibuntuti oleh vendor Tiongkok lainnya yakni Oppo dan Vivo, yang masing-masing mengapalkan 18 dan 14,7 juta unit.
Advertisement