Liputan6.com, Beijing: Pemerintah Cina, Selasa (18/12), akhirnya memberi izin atas penyelesaian pembangunan Gedung Grand Opera House di pusat Kota Beijing. Sebelumnya, pembangunan gedung opera ini tertunda bertahun-tahun akibat kritik sebagian masyarakat Cina.
Masyarakat Cina menganggap desain gedung yang bertema futuristik itu tak sesuai dan bertentangan dengan nilai tradisional yang tersirat dalam bangunan Tembok Besar Cina dan Kota Terlarang. Bahkan, kedua bangunan bersejarah itu letaknya berdekatan dengan lokasi pembangunan gedung opera. Selain itu, area pembangunan gedung opera juga bersebelahan dengan Lapangan Tiananmen.
Arsitek Paul Andreau mengungkapkan rasa gembiranya atas dikeluarkannya izin untuk mewujudkan keinginan yang selama ini tertunda. Menurut dia, didirikannya gedung opera tersebut dipastikan akan meningkatkan perolehan devisa Cina dari sektor pariwisata.(PIN/Indri)
Masyarakat Cina menganggap desain gedung yang bertema futuristik itu tak sesuai dan bertentangan dengan nilai tradisional yang tersirat dalam bangunan Tembok Besar Cina dan Kota Terlarang. Bahkan, kedua bangunan bersejarah itu letaknya berdekatan dengan lokasi pembangunan gedung opera. Selain itu, area pembangunan gedung opera juga bersebelahan dengan Lapangan Tiananmen.
Arsitek Paul Andreau mengungkapkan rasa gembiranya atas dikeluarkannya izin untuk mewujudkan keinginan yang selama ini tertunda. Menurut dia, didirikannya gedung opera tersebut dipastikan akan meningkatkan perolehan devisa Cina dari sektor pariwisata.(PIN/Indri)