Liputan6.com, Bandung - Persib Bandung membawa kekalahan telak 0-4 dari Semen Padang ketika menjamu Persela Lamongan di laga lanjutan Torabika Soccer Championship presented by IM3 Ooredoo, Jumat, (29/7/2016) di GBLA. Laga ujian mental tuan rumah.
Menghadapi Persela, Persib boleh percaya diri. Maung Bandung memiliki rapor bagus. Kampiun ISL 2014 ini belum pernah kalah di markas sendiri kala menjamu Laskar Joko Tingkir, yakni empat menang, dan tiga imbang dari tujuh kesempatan.
Advertisement
Bersama Djanur, Persib juga menunjukkan grafik lumayan bagus. Terlepas dari hasil memalukan kontra Semen Padang, Djanur tampaknya sudah punya bayangan skuatnya kembali di Persib. Buktinya, Persib di bawah Djanur sukses meraih dua kemenangan, satu imbang dan satu kekalahan. Namun, yang hebat kala mereka berhasil mencuri poin penuh pertama kalinya dari markas Persipura Jayapura.
Pelatih Persib Bandung, Djadjang Nurdjaman meminta tim mewaspadai pemain-pemain cepat milik Persela. "Persela punya pemain-pemain cepat dan bagus seperti Victor Pae," ujar Djadjang sebagaimana dilansir dari situs resmi Persib.
Persela besutan Sutan Harhara tampak berbahaya karena mereka memiliki Herman Dzumafo Epandi yang pernah memperkuat Persib. Sang pelatih melihat, Dzumafo pemain berbahaya. Bomber asal Kamerun itu telah mencetak 4 gol dan memberikan 4 assist."Belum lagi Dzumafo, dia masih masih berbahaya dan belum habis sebagai pemain. Dia kuat dalam penguasaan bola dan memberikan kontribusi positif bagi Persela."
Sementara itu, winger Persib, Zulham Zamrun menegaskan akan bersikap profesional ketika bersua saudara kembarnya, Zulvin Zamrun. Zulham memprediksi, tdak tertutup kemungkinan mereka berduel di lapangan.
"Zulvin posisinya wing bek kiri, saya sayap kanan. Kalau main, kita akan bertemu," kata Zulham.