Liputan6.com, Jakarta - Pasca-dicabutnya sanksi FIFA per tanggal 13 Mei, Indonesia dibolehkan kembali membentuk timnas untuk berlaga di ajang Internasional. Salah satu yang paling dekat adalah mengikuti ajang Piala AFF yang dihelat pada bulan November sampai Desember 2016.
Baca Juga
- Messi Divonis Penjara, Barcelona Semprot Pemerintah Spanyol
- Divonis di Penjara, Messi Pindah ke Chelsea?
- Djanur Datang, Lini Tengah Persib Lebih Garang
Advertisement
Langkah pertama yang telah diambil Badan Tim Nasional (BTN) adalah mendapuk kembali pelatih asal Austria, Alfred Riedl sebagai juru racik taktik tim Merah Putih. Alfred pun dibebankan tugas cukup berat untuk membangun tim dengan waktu yang cukup mepet yakni kurang dari enam bulan sebelum Piala AFF bergulir.
Meski memiliki waktu yang singkat, Alfred bisa menjadikan gelaran Torabika Soccer Championship (TSC) 2016 presented by IM3 Ooredoo sebagai sarana untuk mencari pemain-pemain yang potensial masuk ke timnas.
Sektor yang paling disoroti tentu lini depan. Sayangnya, pada ajang Torabika Soccer Championship (TSC) 2016 presented by IM3 Ooredoo para penyerang lokal belum banyak unjuk gigi jika berkaca pada daftar top skorer yang rata-rata dikuasai oleh pemain asing.
Namun, tetap saja Indonesia memiliki para penyerang potensial yang bisa dijadikan senjata sebagai juru gedor di timnas. Berikut 3 pemain yang potensial menjadi mesin gol timnas Indonesia:
Fernando Pahabol
1. Ferinando Pahabol (Persipura Jayapura)
Papua memang menjadi daerah yang terus melahirkan para penyerang-penyerang hebat Indonesia. Tak terkecuali, penyerang mungil berusia 24 tahun, Ferinando Pahabol.
Pahabol memang bukanlah sosok striker yang gemar berada di kotak penalti. Tinggi tubuh yang hanya 157 cm, menjadi tak ideal bagi Pahabol untuk selalu melakukan duel-duel melawan bek lawan yang rata-rata memiliki tinggi menjulang.
Namun, kekurangan itu berhasil diantisipasi Pahabol dengan kemampuan dribble yang apik. Hal ini yang membuat pelatih Persipura, Jafri Sastra memberikan satu tempat utama di skuat Mutiara Hitam.
Pahabol tipe penyerang yang selalu bergerak liar dari kiri hingga kanan lapangan. Dia juga dilengkapi dengan tendangan kaki kiri yang akurat. Alhasil dia telah mencetak dua gol dari sembilan pertandingan di TSC 2016.