Liputan6.com, Jakarta Presiden Joko Widodo (Jokowi) memerintahkan Menteri Kesehatan Nila F. Moeloek dan Kapolri Jenderal Badrodin Haiti untuk serius mengusut dan menelusuri masalah peredaran vaksin palsu yang berlangsung sudah sangat lama (12 tahun). Menurut Presiden, kasus ini membuat masyarakat jadi ragu apakah anak-anaknya sudah vaksin apa belum. Misalnya anak-anak dianggap sudah divaksin polio tapi ternyata palsu. “Ini sangat berbahaya sekali. Kejahatan luar biasa sekali,” ujar Presiden Joko Widodo.
Baca: Jokowi: Jangan Anggap Remeh Kasus Vaksin Palsu
Advertisement