Liputan6.com, Jakarta - Fenomena unik terjadi di Torabika Soccer Championship (TSC) presented by IM3 Ooredoo. Hingga pekan ke-6, daftar top skorer dikuasai bomber-bomber asing. Namun, bintang-bintang lokal mulai menunjukkan eksistensinya dalam pekan keenam lalu.
Baca Juga
- Suporter Bikin Onar Lagi di Laga Rusia Vs Slovakia
- Ibrahimovic Hijrah ke Old Trafford Usai Piala Eropa
- Si Cantik Pirang yang Bikin Payet Menggila di Timnas Prancis
Advertisement
Dua penyerang luar, yakni Luiz Junior (Brasil, Barito Putera) dan Pablo Rodriguez (Spanyol, Madura United) menduduki puncak teratas dengan 5 gol. Sementara itu, di bawahnya adalah Alan Leandro (Timor Leste, Mitra Kukar) dengan koleksi 4 gol. Lantas, di manakah bomber lokal? Hingga saat ini bomber lokal meredup dan tertutup penampilan moncer para bomber asing.
Meski begitu, bukan berarti tak ada kans untuk membuka keran gol. Pekan ke-6 TSC setidaknya menjadi kabar baik bagi para bomber lokal karena penyerang-penyerang berstatus bintang mulai unjuk ketajaman.
Setidaknya ketika sudah membuka keran gol, motivasi mereka untuk menambah gol meninggi. Mereka sudah membuka sumbat, sehingga gol-gol akan datang di laga berikutnya.
Publik Indonesia tentu berharap tiga bomber lokal yang masih menjadi pujaan, yakni Boaz Solossa, Samsul Arif, dan Bambang Pamungkas bakal moncer dan bersaing dengan bomber asing.
Boaz Solossa
Boaz Solossa
Setelah mandul dalam lima laga awal di TSC, keran gol Boaz Solossa bersama Persipura akhirnya mengalir. Menjamu Barito Putera pada pekan ke-6, Boaz memecah telur. Tak tanggung-tanggung, dia langsung mengemas dua gol.
Tak percuma pelatih Jafri Sastra masih memberi kepercayaan kepada Boaz meski belum juga mencetak gol hingga laga kelima. Pelatih asal Padang itu percaya bahwa gol Boaz tinggal menunggu waktu.
Dia meyakini Boaz tetap masih sebagai bomber terbaik di Indonesia dan Persipura. Meski tidak mencetak gol, kontribusi Boaz di tim cukup besar lataran kerap memberikan peluang bagi rekan lain untuk mencetak gol.
Jafri meyakini Boaz akan terus mencetak gol setelah memecah kemandulan. Maklum saja, Boaz biasanya langsung berlari usai mencatatkan gol pertama.