Liputan6.com, Jakarta-
Advertisement
Belencoso jadi andalan ditengah absennya Van Dijk.
Diterbitkan 11 Juni 2016, 14:30 WIBLiputan6.com, Jakarta-
Advertisement
g>Wahyu Nugroho vs I Made Wirawan Kedua kiper ini bisa dibilang memiliki performa yang jauh berbeda. Made Wirawan unggul jauh karena baru kebobolan dua gol sejauh ini. Sementara Wahyu telah kebobolan enam gol dari lima pertandingan. Kendati demikian tak membuat Wahyu menjadi titik lemah Bhayangkara SU. Meski berpostur tidak terlalu tinggi, Wahyu mampu menutupi kekurangannya dengan reflek yang sangat apik. Sementara itu kualitas Made Wirawan tak usah diragukan lagi. Kiper asal Bali ini memiliki reflek dan postur yang baik sebagai kiper. Otavio Dutra vs Purwaka Yudi Catatan kebobolan enam gol Bhayangkara SU memang sedikit menuai pertanyaan. Sebab, mereka sebenarnya memiliki bek tangguh asal Brasil, Otavio Dutra. Dutra dikenal sebagai salah satu bek asing terbaik di Indonesia. Dengan postur yang mencapai 190 cm, Dutra sangat sulit dikalahkan dalam duel udara. Tak hanya itu dia juga memiliki kelebihan membaca pertandingan yang kadang membuat penyerang lawan sulit untuk menembus pertahanannya. Di sisi lawan, Persib akan tampil pincang di lini belakang setelah Vladimir Vujovic tidak bisa bermain karena hukuman akumulasi kartu kuning. Posisinya kemungkinan akan digantikan oleh Rudolof Yanto Basna atau Hermawan. Namun, kekuatan sebenarnya dari duet bek tengah Persib adalah sosok Purwaka Yudi. Mantan bek Arema Cronus ini memiliki tingkat disiplin yang tinggi dalam menjaga daerah pertahan. Permainan apik Purwaka juga yang menjadi alasan utama Persib baru kebobolan dua gol sejauh ini. Evan Dimas vs Kim Jeffrey Kurniawan Evan Dimas adalah salah satu pemain terpenting yang dimiliki Bhayangkara SU. Hal tersebut dibuktikan setelah Ibnu Grahan langsung mempercayakan tempat utama kepada Evan meski baru bergabung usai menjalani trial bersama Espanyol. Keputusan Ibnu memainkan Evan sangat tepat. Eks-kapten timnas U-19 ini mampu menjadi jenderal lini tengah yang bertugas mengalirkan bola ke depan. Tak hanya itu, Evan juga telah membuktikan diri sebagai juru gedor usai mencetak satu gol saat Bajul Ijo imbang 1-1 melawan Pusamania Borneo FC. Performa Kim bersama Persib bisa dibilang belum optimal. Pemain naturalisasi ini masih sering berebut posisi dengan Robertino Pugliara di lini tengah. Namun, keunggulan Kim adalah daya jelajah yang dimilikinya. Dia akan terus mengejar bola meski hingga ke pinggir lapangan. Tak hanya itu, Kim juga tak sungkan untuk menusuk hingga kotak penalti lawan untuk mengirimkan umpan atau bahkan melepaskan tembakan langsung demi menciptakan gol. Khairalla Abdelkbir vs Juan Belensoco Abdelkbir memang bukan tipe penyerang murni. Gaya bermainnya adalah mencari bola hingga ke belakang untuk membuka ruang bagi pemain lain. Kualitas Abdelkbir juga terus dipertanyakan setelah belum mencetak satu gol pun dari lima pertandingan. Di sisi lain, Persib juga memiliki permasalahan serupa seperti Bhayangkara SU, yakni mandulnya striker. Juan Carlos Belencoso yang dipercaya sebagai sumber gol masih belum mampu memecah telur hingga pekan kelima. (Yosef Deny Pamungkas)