6 Klub yang Punya Akademi Terbaik di Dunia

Ajax Amsterdam dianggap pabrik bagi pemain-pemain berbakat dunia.

oleh Windi WicaksonoDiterbitkan 01 April 2016, 09:30 WIB
Ajax Amsterdam (AFP)

Liputan6.com, Jakarta - Dunia sepak bola tidak pernah kehabisan bakat-bakat luar biasa lapangan hijau. Para pemain sepak bola hebat terus lahir dari masa ke masa.

Kelahiran para pesepak bola hebat bukan tanpa sebab. Mereka tidak begitu saja tercipta dan langsung bisa bermain sepak bola.

Butuh polesan tepat dengan fasilitas maksimal serta dibimbing para pelatih yang paham kebutuhan bakat-bakat tersebut. Oleh karena itu, diperlukan peran dari akademi klub untuk menjadikan mereka pemain-pemain hebat.

Banyak akademi klub yang terkenal di dunia karena mampu memproduksi sejumlah pemain luar biasa. Berikut lima akademi klub terbaik di dunia versi Football Slide:


Southampton

Gareth Bale (Sportskeeda)

6. Southampton

Di Inggris, sejumlah pemain yang pernah membela Timnas Inggris berasal dari akademi klub yang sama, Southampton. Bahkan, legenda sepak bola Inggris, Alan Shearer, merupakan produk asli dari akademi Southampton.

Sistem dari akademi Southampton juga melahirkan nama-nama beken lainnya dalam sepak bola saat ini. Gareth Bale yang kini membela Real Madrid adalah jebolan dari The Saints.

Dilaporkan bahwa Southampton menginvestasikan 30 juta pounds demi merenovasi fasilitas latihan mereka untuk seluruh level tim. Akademia Southampton yang sekarang berseragam klub besar yakni Theo Walcott dan Alex Chamberlain di Arsenal, serta Luke Shaw dengan kostum Manchester United.


Santos

Bakat cemerlang Neymar pun tercium pemandu bakat dari klub sepakbola Brasil, Santos. Empat tahun membela Santos. Neymar menjelma sebagai bintang baru sepakbola (nol7.com)

 5. Santos

Klub Brasil, Santos, sudah sejak lama memiliki reputasi sebagai klub yang memproduksi pemain-pemain terbaik di dunia. Pele, legenda sepak bola dunia asal Brasil merupakan salah satu hasil dari produk asli akademi Santos.

Kesuksesan Pele membuat Santos kian serius menangani akademi sepak bola mereka. Pengalaman membuat Santos semakin pandai mendapatkan bakat terbaik di Brasil untuk kemudian dimasukkan ke akademi.

Bertahun-tahun kemudian, lahir pemain-pemain luar biasa seperti, Robinho, Ganso, Elano, hingga Neymar. Dari memproduksi pemain-pemain itu, Santos pun mendapatkan dana melimpah dari hasil penjualan. Termasuk saat menjual Neymar ke Barcelona senilai 57,2 juta euro.


Manchester United

Bersama teman-teman tim Manchester United. Beckham yang kempat dari kiri | via: mirror.co.uk

4. Manchester United

Akademi Manchester United sempat begitu harum ketika melahirkan bintang-bintang bersinar dalam sejarah sepak bola. Sistem di level tim muda mereka salah satu yang produktif di Eropa.

Dua legenda sepak bola Inggris, Sir Bobby Charlton dan George Best diproduksi akademi MU. Ketika Sir Alex Ferguson menjadi manajer MU, akademi The Red Devils mencapai puncaknya.

Pemain-pemain seperti, David Beckham, Ryan Giggs, Paul Scholes, Gary dan Phil Neville lahir di era kepemimpinan Alex Ferguson. Belakangan, akademi MU kembali mengorbitkan nama Marcus Rashford, yang bersinar musim ini.

Lanjut Baca:

3. Bayern Muenchen Raksasa Bundesliga Jerman, Bayern Muenchen, pernah meraih treble winner dengan tim yang didominasi pemain-pemain dari akademi. Akademi Bayern menjadi faktor kesuksesan mereka ketika mendominasi sepak bola Jerman. Sampai sekarang, Die Roten masih menjalankan kultur membangun tim dari akademi mereka. Hampir 50 persen skuat Bayern merupakan pemain hasil didikan akademi mereka sendiri.Philipp Lahm, David Alaba, Thomas Mueller, Toni Kroos, Bastian Schweinsteiger, dan Holger Badstuber adalah produk akademi Bayern yang bersinar. Filosofi The Bavarian sudah ditanamkan kepada para pemain muda yang berada di akademi Bayern.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya