Lebih Banyak Wanita Berpikir untuk Berpisah dari Pasangannya

Sekitar 53 persen wanita berangan-angan untuk berpisah dari pasangannya. Sementara itu 44 persen pria sama sekali tidak memikirkan hal itu.

oleh Benedikta DesideriaDiterbitkan 31 Maret 2016, 18:10 WIB
Action plan amat dibutuhkan usai bercerai. (Foto: magazine.foxnews.com)

Liputan6.com, New York- Dibandingkan pria, ternyata lebih banyak wanita yang berpikir atau mengangan-angankan berpisah dari pasangannya. Hal ini diketahui lewat studi terhadap 1400 pria dan wanita.

Sekitar 53 persen wanita berangan-angan untuk berpisah dari pasangannya, sementara itu 44 persen pria sama sekali tidak memikirkan hal tersebut. Hasil temuan ini sejalan dengan hasil studi yang dilakukan Standford University yang mendapati fakta bahwa sekitar 69 persen wanita mengajukan perceraian.

Baca Juga

  • Saran Psikolog agar Cepat Bangkit Usai Bercerai
  • Benarkah Wanita Lebih Sulit 'Move On' Usai Bercerai?
  • Perceraian Tingkatkan Risiko Kematian

"Angka ini bukan jadi bukti bahwa pria cenderung lebih bahagia dalam pernikahannya. Dalam hal mengajukan perceraian misalnya, banyak pria berpikir bahwa biar wanita saja yang mengajukannya," ucap pakar hubungan dan penulis First, Kill All the Marriage Counselors, Laura Doyle, dikutip laman Women's Health Kamis (31/3/2016).

Menurut Doyle, wanita lebih memikirkan untuk berpisah karena kaum hawa cenderung rutin dalam melakukan evaluasi tentang hubungannya, sementara pria cenderung untuk tidak memperpanjang masalah yang ada.

"Pria akan terus berusaha membuat pasangan bahagia, meski tidak sukses membuat wanitanya bahagia," ujar Doyle.

POPULER

    Berita Terkini Selengkapnya