Dilematis Lahan Wisma Atlet di Kemayoran

oleh Satria YudhaDiterbitkan 22 Maret 2016, 18:05 WIB
20160322-Dilematis Lahan Wisma Atlet di Kemayoran
Pekerja melintas di kawasan kemayoran C2,Jakarta, (22/3). PT Jimac Perkasa meminta perlindungan Hukum kepada DPR RI terkait Pengosongan paksa lahan di kompleks Kemayoran C2 yang kontraknya 16 tahun. (Liputan6.com/Helmi Afandi)
Pekerja melintas di kawasan kemayoran C2,Jakarta, (22/3). PT Jimac Perkasa meminta perlindungan Hukum kepada DPR RI terkait Pengosongan paksa lahan di kompleks Kemayoran C2 yang kontraknya 16 tahun. (Liputan6.com/Helmi Afandi)
Ceo PT Jimac perkasa Benny Kurniajaya (kanan) dan Direktur PT Jimac Perkasa Ferry Noor menunjukan lahan di Kemayoran, Jakarta, (22/3). Pihaknya membayar sewa lahan seluas 33592 m2 tersebut selama 16 tahun sebesar 3 milyar. (Liputan6.com/Helmi Afandi)
Ceo PT Jimac perkasa Benny Kurniajaya (kanan) dan Direktur PT Jimac Perkasa Ferry Noor menunjukan lahan di Kemayoran, Jakarta, (22/3). Pihaknya membayar sewa lahan seluas 33592 m2 tersebut selama 16 tahun sebesar 3 milyar. (Liputan6.com/Helmi Afandi)
Pekerja saat melintas di kawasan kemayoran C2,Jakarta, Selasa (22/3). PT Jimac Perkasa tidak keberatan apabila lahan milik negara tersebut akan di bangun wisma atlit tapi dengan cara sosialisasi dan kesepakatan. (Liputan6.com/Helmi Afandi)
Petugas keamanan saat berjaga di kawasan kemayoran C2,Jakarta, (22/3). PT Jimac Perkasa meminta perlindungan Hukum kepada DPR RI terkait Pengosongan paksa lahan di kompleks Kemayoran C2 yang kontraknya 16 tahun. (Liputan6.com/Helmi Afandi)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya