Liputan6.com, London - Arsenal masih berkeinginan mengangkat trofi musim ini. Hal itu dikatakan pelatih Arsenal, Arsene Wenger jelang perempat final Piala FA menghadapi Watford di Stadion Emirates, Minggu (13/3).
Tim berjulukan “The Gunners” ini masih tampil di tiga kompetisi berbeda. Dan tetap memiliki peluang untuk juara, meski cukup berat. Satu-satunya kans yang masih terbuka lebar adalah di Piala FA ini.
Baca Juga
- Legenda Milan Rela Jalan Kaki Demi Latih MU
- Ducati Buka-bukaan Soal Transfer Jorge Lorenzo
- Mustahil Ada Fenomena Leicester di Liga Spanyol
Advertisement
Di Liga Primer Inggris, tim asal London utara ini menempati posisi ketiga di bawah Tottenham Hotspur dan Leicester City. Sementara di Liga Champions, Arsenal mengalami defisit dua gol pada leg pertama babak 16 besar dengan menghadapi tim sekelas Barcelona.
"Kami ingin tetap hidup bersama mereka semua,” ujar Wenger.
Selama sepekan ke depan, perjuangan Laurent Koscielny dan kawan-kawan memang tidak mudah. Mereka harus tampil di babak gugur Piala FA, akhir pekan ini. Kemudian, tiga hari berikutnya harus menghadapi Barcelona di Camp Nou. Dan pada pekan depan giliran melakoni laga tandang ke markas Everton.
Tiga laga tersebut bisa menjadi pertaruhan Wenger untuk sukses meraih trofi atau gagal di musim ini. Arsenal sebelumnya sudah meraih dua trofi Piala FA secara beruntun dalam dua edisi terakhir. Sayang, untuk gelar Liga Primer sendiri, mereka sudah puasa selama 12 tahun, dan masih bermimpi untuk mengangkat trofi Liga Champions.
Kendati demikian, pelatih berusia 66 tahun itu menegaskan, meski tengah menjalani pekan yang berat, tetapi ia tetap fokus untuk Watford. Sejak awal, Wenger menilai turnamen sepak bola tertua ini tetap memiliki gengsi yang besar bagi klub Inggris.
“Saya tidak percaya siapa pun di pihak saya, yang berpikir mengenai Barcelona saat ini, atau Everton. Mereka sepenuhnya fokus untuk Watford. Saya belum menyerah untuk Barcelona,” Wenger menegaskan.
9 Laga Tersisa
Di Liga Primer yang masih menyisakan sembilan laga dan terpaut 12 poin dengan Leicester, Wenger tetap optimistis untuk juara di level tersebut. Bahkan dengan percaya diri, pelatih asal Prancis ini menolak untuk hanya finis di posisi empat besar.