Konser 5 Seconds of Summer, Mengintip Wajah Punk Pop Hari Ini

5 Seconds of Summer baru saja selesai menggebrak Tanah Air. Suka atau tidak, generasi punk baru telah lahir di masa ini.

oleh Feby FerdianDiterbitkan 06 Maret 2016, 03:45 WIB
5 Seconds Of Summer saat tampil di ICE BSD, Tangerang Selatan, Sabtu (5/3/2016). Dalam Tour Sound Live Feels Lives Band 5 SOS asal Australia berhasil menghibur para fansnya yang berada di Indonesia. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Liputan6.com, Jakarta - 20 tahun yang lalu, tepatnya pada 2 Februari 1996, Tanah Air dikejutkan dengan kemunculan trio punk sableng asal Amerika Serikat, Green Day.

Ketika itu, di usia mereka yang masih muda, band yang akrab lewat single "Basket Case" ini mampu menyedot perhatian para penikmat musik keras di Tanah Air, terutama kaum punk.

Walau posisi Green Day sebagai band punk tidak mendapat pengakuan dari para senior macam Sex Pistols, toh antrian panjang punkers tetap memenuhi loket tiket. Ya, intinya suka atau tidak, generasi punk baru telah lahir di masa itu.

Foto dok. Liputan6.com

Kini, setelah kejayaan era 90-an perlahan-lahan berlalu, generasi teranyar dari musik punk kembali menggebrak di Tanah Air. Mereka adalah 5 Seconds of Summer, band asal Australia yang tengah dgilai jutaan remaja di dunia.

Baca Juga

  • 5 Seconds of Summer Masa Bodoh Dicap Sebagai Boyband
  • Resolusi 2016 Green Day, Hancurkan Punk Pop!
  • Vokalis Sex Pistols Sebut Green Day Versi Jelek dari Punk Rock

Hampir senasib dengan Green Day, kehadiran 5SOS di ranah punk juga mendapat banyak penolakan. Meski sempat unjuk gigi dengan menyanyikan lagu "American Idiot" milik Green Day, sebagian masyarakat musik, terutama dari generasi lama, masih antipati terhadap band asuhan Good Charlotte ini.

Beruntung, dengan perombakan yang cukup ketara di album kedua, reputasi 5SOS belakangan semakin membaik. Band-band besar macam Sum 41 dan Blink 182 juga tak segan-segan ambil bagian untuk membantu band ini mencapai target yang seharusnya. Diharapkan mereka, meski belum mampu mengubah dunia, musik yang mereka hasilkan mampu menampar pikiran kolot para generasi lama.

Lanjut Baca:

"Tentu saja, mereka (5 Seconds of Summer) 100 persen band sungguhan. Mereka adalah satu dari sekian band muda berkualitas yang pernah aku lihat," ujar gitaris Good Charlotte, Benji soal 5 Seconds of Summer. "Untuk bisa menjual habis tiket pertunjukan di arena dan bermain di level itu, kamu tentu harus memiliki cara kerja yang gila. Kebanyakan band mungkin sibuk mengganja dan bermain video games, tetapi mereka tidak melakukannya. Aku sungguh percaya jika band ini akan jauh berbeda dengan yang lain," tambahnya.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya