Adimas Immanuel Luncurkan Buku Puisi "Di Hadapan Rahasia"

Mendapat sambutan baik atas buku-buku sebelumnya, penyair Adimas Immanuel meluncurkan buku puisinya yang terbaru

oleh Sulung LahitaniDiterbitkan 18 Februari 2016, 15:17 WIB
Mendapat sambutan baik atas buku-buku sebelumnya, penyair Adimas Immanuel meluncurkan buku puisinya yang terbaru

Citizen6, Jakarta Mendapat sambutan baik atas buku-buku sebelumnya, penyair Adimas Immanuel meluncurkan buku puisinya yang terbaru, Di Hadapan Rahasia, di Teater Kecil, Taman Ismail Marzuki (TIM), Rabu (17/02/2016). Berbeda dengan yang pernah ada, peluncuran buku Adimas kali ini dikemas dengan resital piano yang dibawakan oleh Ananda Sukarlan dan soprano Mariska Setiawan.

Baca Juga

  • Keren, Tunawisma Ini Terkenal Berkat Puisi Indahnya

"Interpretasi puisi ke medium lain bukan hal baru. Cuma biasanya dalam bentuk musikalisasi puisi, kali ini dikemas dalam resital piano," tutur Adimas saat ditemui Liputan6.com.

Menurut Adimas, buku puisinya kali ini merupakan karya-karyanya yang ditulis dalam rentang waktu dua tahun, 2013-2015. Sebanyak 70 puisi lahir dari interpretasinya terhadap lukisan, musik, dan gim.

Mendapat sambutan baik atas buku-buku sebelumnya, penyair Adimas Immanuel meluncurkan buku puisinya yang terbaru

Dalam resital piano bertajuk "Konser di Hadapan Rahasia" tersebut, sebanyak lima puisi digubah menjadi tembang puitik oleh Ananda Sukarlan. Lima puisi yang terpilih itu yakni Sakal, Menanam Rahasia, Prabahita, Di Hadapan Rahasia, dan Iras. Kelima tembang puitik itu diberi nama "Rangkaian Rahasia untuk Mariska."

Dari kelima puisi itu, puisi berjudul Iraslah yang paling menarik perhatian penonton sekaligus paling sulit diinterpretasi oleh Ananda Sukarlan.

"Iras ini kompleks banget. Butuh waktu lama mengubahnya ke dalam komposisi musik," ujar Ananda.

Meski awalnya kesulitan, Ananda mengaku puas dengan komposisi musik yang ia ciptakan dari puisi-puisi Adimas. Ananda pun tak ragu mengungkapkan kekagumannya akan karya-karya penyair yang tengah menuntut ilmu di studi kebijakan publik Universitas Indonesia itu.

"Ga berlebihan, tapi dia itu kaya Sapardi selanjutnya."

Buku puisi "Di Hadapan Rahasia" memiliki tebal 104 halaman. Diterbitkan oleh Gramedia Pustaka Utama, buku ini dibandrol seharga Rp35.000 di pasaran.

**Ingin berbagi informasi dari dan untuk kita di Citizen6? Caranya bisa dibaca di sini

**Ingin berdiskusi tentang topik-topik menarik lainnya, yuk berbagi di Forum Liputan6

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya